Sunday, October 20, 2024

Hidup adalah Kristus ~ Ps. Antoni Moelyono

Catatan Ibadah ke-1 Minggu 20 Okt 2024

Horatio Spafford merupakan seorang pebisnis properti dan pengacara Kristen. Bersama Anna - isterinya, mereka menjadi donatur bagi kegiatan kebangunan rohani di Amerika. Horatio juga merupakan seorang penatua gereja Presbyterian.

Pada tahun 1870 Tuhan mengizinkan Horatio mengalami kerugian. Saat itu aset mereka terbakar dalam tragedi yang dikenal dengan The Great Chicago Fire. Pada tahun yang sama putra tunggalnya meninggal karena demam berdarah. Lantas Horatio membeli tiket kapal terbaik agar istri dan keempat putrinya bisa pergi berlibur ke Inggris. Namun, Horatio tidak bersama mereka karena tiba-tiba dia mendapat masalah bisnis yang harus diselesaikannya.

Di tengah perjalanan kapal keluarganya bertabrakan dengan kapal lain dan tenggelam. Keempat putrinya meninggal. Anna yang berhasil diselamatkan segera mengirim telegram kepada Horatio, "selamat sendirian." Horatio merasa sangat terpukul oleh peristiwa tersebut.

Apa yang harus dilakukan? Sekuat-kuatnya iman pebisnis Kristen, sekuat-kuatnya iman pengacara Kristen, sekuat-kuatnya iman penatua gereja, Horatio tetaplah manusia. Dia segera membeli tiket kapal untuk menjemput Anna. Ketika melewati lokasi tempat kapal putrinya tenggelam, Horatio berdiri di atas geladak dan berdoa kepada Tuhan. Lalu tiba-tiba dia mengucapkan beberapa kata yang akhirnya menjadi sebuah lagu, "It is Well with My Soul."

Kemudian Tuhan mengarahkan Horatio dan Anna untuk pergi ke Yerusalem. Mereka pun meninggalkan Amerika pada tahun 1881 dan mulai mendirikan yayasan sosial di Yerusalem yang dikenal dengan nama Koloni Amerika. Ketika meninggal, Horatio dan Anna dimakamkan di Yerusalem. Putri mereka tetap melanjutkan Koloni Amerika dan yayasan ini masih ada sampai sekarang di Yerusalem.

IT is WELL with MY SOUL
Verse 1: When peace like a river attendeth my way, When sorrows like sea billows roll, Whatever my lot, You have taught me to say, "It is well, it is well with my soul."
Verse 2: But Lord it's for Thee, for Thy coming we wait. The sky not the grave is our goal. Oh, trump of the angel, oh, voice of the Lord. Blessed hope, blessed rest of my soul.
Chorus: It is well with my soul. It is well, it is well with my soul. It is well with my soul. It is well, it is well with my soul.
Bridge: You are the Rock on which I stand. By Your grace, it is well. My hope is sure in Christ my Saviour. It is well with my soul.

Rencana Tuhan atas mereka tak sejalan dengan rencana mereka. Namun, mereka tetap mengikuti kehendak Tuhan hingga tutup usia. Mereka adalah contoh hidup bagi Kristus.

Roma 14:8 (TB) Sebab jika kita hidup, kita hidup untuk Tuhan, dan jika kita mati, kita mati untuk Tuhan. Jadi baik hidup atau mati, kita adalah milik Tuhan.

Hidup bagi Kristus berarti:
1. Kristus adalah pusat dan identitas kita. Jika suami menjadikan istri sebagai pusat hidup, pasti kecewa. Jika anak menjadikan orang tua sebagai pusat hidup, juga pasti kecewa. Ini karena setiap manusia memiliki keterbatasan. Maka, kita harus menjadikan Kristus sebagai pusat kehidupan kita, termasuk dalam setiap pengambilan keputusan.
2. Menemukan harapan dan kekuatan saat masa-masa sukar di dalam Kristus.

Mati adalah Keuntungan

0 komentar:

Post a Comment

* Semua Catatan Ibadah di blog ini tidak diperiksa oleh Pengkhotbah terkait.