Sunday, April 19, 2026

Tetap Kerjakan Tugas

Menghadapi Kenyataan
Catatan Ibadah ke-1 Minggu 19 April 2026

Aku hanya teringat kepada Daniel di Babel. Seharusnya dia kesal kepada raja Darius karena dia membuat peraturan hanya berdasarkan perkataan para penjilat yang ingin menjatuhkan Daniel. Namun, kenapa Daniel tidak marah kepada raja Darius? Apa yang dia pikirkan saat itu?

Daniel 6:22-23 (TB) Lalu kata Daniel kepada raja: "Ya raja, kekallah hidupmu! Allahku telah mengutus malaikat-Nya untuk mengatupkan mulut singa-singa itu, sehingga mereka tidak mengapa-apakan aku, karena ternyata aku tak bersalah di hadapan-Nya; tetapi juga terhadap tuanku, ya raja, aku tidak melakukan kejahatan."

Padahal, aku perang dingin dengan Tuan Atas karena dia sering membuat keputusan yang menguntungkan para penjilat. Ketika kutegur, katanya hanya salah paham dan memintaku tidak langsung percaya kepada perkataan orang lain. Maka, kukatakan bahwa aku akan selalu konfirmasi cerita orang lain kepadanya secara langsung. Dia pun setuju, tetapi tetap tidak mau memberikan klarifikasi. Ah, sama saja bohong.

Masa mau salah paham terus? Suara hatiku berkata, "Dia tidak tahu apa yang dia perbuat." Namun, kujawab, "Usianya sudah lebih dari 50 tahun, kok bisa tidak tahu? Seharusnya usia segitu sudah banyak makan asam garam kehidupan, termasuk tahu."

JEJAK-MU TUHAN
Seringku tak mengerti jalan-jalan-Mu Tuhan bagai di belantara yang kelam. Tanpa seribu tanya namun tetap percaya. Jejak-Mu Tuhan sungguh sempurna.
Ajarku memahami semua yang Kau ingini agar hidupku puaskan hati-Mu. Bagi-Mu aku rela sepenuh hati menghamba. Serahkan diri genapi karya-Mu.

Sejak pertama kali ratu drama menyadari keberanianku berbicara dengan orang Taiwan, dia telah memprovokasiku untuk resign dengan memberitahuku tentang nilai-nilai mereka yang tak sejalan denganku. Karena saat itu aku belum mengenalnya, aku pun mendengarkan dia dan telah mengajukan surat resign hingga dua kali. Namun, orang Taiwan mengatakan bahwa semua itu hanya salah paham.

Lalu di depanku dia menegur ratu drama dengan berkata, "Kamu jangan menjadi provokator. Pastikan dulu informasinya sebelum memberitahu orang lain." Saat itu ratu drama mengajakku resign bersama. Namun, ternyata dia tidak melakukannya. Aku mengetahuinya dari orang Taiwan. Dia memintaku membaca pesan ratu drama yang dikirimkan kepadanya.

Di HP orang Taiwan tertulis pesan berbahasa Inggris yang menyatakan bahwa ratu drama hanya berkata, "Jika begini, aku menyerah", tetapi tidak jelas dia mau resign atau bagaimana. Rupanya dia pembohong sekaligus provokator.

Lukas 4:13 (TB) Sesudah Iblis mengakhiri semua pencobaan itu, ia mundur dari pada-Nya dan menunggu waktu yang baik.

Nah, salah satu sifat iblis adalah pantang menyerah. Jika gagal, dia akan menunggu waktu lainnya. Sebagai anak pendusta, ratu drama juga menunggu waktu yang baik. Sekalipun dia telah beberapa kali gagal memprovokasiku agar aku diusir oleh orang Taiwan atau pergi sendiri, dia tidak menyerah.

Ketika dia anggap waktu baik itu tiba, dia kembali berkata, "Sekarang waktu yang tepat kalau kita mau resign karena Tuan Atas sudah tidak mau mendengarkan kita." Namun, kujawab, "Kamu bisa resign, tetapi aku tidak bisa karena aku masih memiliki pemimpin lain. Dia tidak akan mengizinkanku, kecuali aku menemukan penggantiku."

Karena gagal memisahkanku dari orang Taiwan, ratu drama menjalankan aksi kebohongan terbesarnya dengan pura-pura resign. Lagi-lagi dia pun masih berusaha memprovokasiku untuk resign bersamanya. Hehehe.. dia tidak tahu bahwa orang Taiwan pernah menunjukkan pesannya kepadaku. Mana mungkin kupercaya kepadanya lagi?

Sepolos-polosnya diriku ini, aku masih dilindungi oleh Tuhan yang Maha Tahu... hahaha... Emang dia bisa membohongi Tuhan? Semua rencananya terpampang nyata di hadapan-Nya. Mimpiku pun telah menunjukkan akhir ceritanya sehingga aku bisa tenang dan damai.

Karena ratu drama telah menebar cerita bohong secara masal dan tidak menepati ceritanya itu, dia sendiri yang telah membongkar kebohongannya. Bahkan, dia gagal mengambil berkatku dan kehilangan tugas-tugasnya. Dia harus puas makan gaji buta yang tidak sebesar rencananya.

Matius 25:28 (TB) Sebab itu ambillah talenta itu dari padanya dan berikanlah kepada orang yang mempunyai sepuluh talenta itu.

Jika dia masih punya rasa malu, dia akan pergi sendiri seperti para pemeran drama sebelumnya. Jika tidak, nanti dia harus pergi dengan tidak hormat.

Matius 25:29 (TB) Karena setiap orang yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan. Tetapi siapa yang tidak mempunyai, apa pun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya.

YESUS KAU SUNGGUH BAIK
Yesus Kau sungguh baik. Yesus nama-Mu indah. Yesus kucinta Kau selalu. Kutinggikan, kuagungkan s'lamanya.
Ku mau memuji-Mu, ku s'lalu puji-Mu. Ku mau menyembah-Mu, ku s'lalu sembah-Mu. Kau yang layak t'rima semua pujian. Kemuliaan hanya bagi Tuhan.

Menghadapi Kenyataan

Biblical Hope
Catatan Ibadah ke-1 Minggu 19 April 2026

"Tuhan, apa Kau tidak salah menempatkanku di sini? Kau tahu aku benci drama, tetapi dari awal berada di sini kulihat banyak drama. Drama pertama diawali dengan permintaan 400 juta Rupiah dari Raja Stone. Lalu dilanjutkan dengan drama-drama picisan lainnya. Kapan dramanya selesai?"

Bukan hanya pimpinan yang bisa drama, bawahan pun bisa drama. Suatu hari ada sepasang muda-mudi yang dimabuk asmara. Karena ingin kenaikan gaji tanpa belajar lebih banyak dan tanpa menerima tanggung jawab lebih besar, mereka sengaja menunda-nunda tugas yang kuberikan.

Lalu menjelang deadline yang kuberikan, mereka lembur sampai malam. Setelah itu mereka minta kompensasi atas lemburnya. Bagus sekali dramanya, tetapi mereka salah memilih sutradara. Karena mereka minta kompensasi, kuberikan kompensasi berupa surat peringatan.

Ya, lebih baik menjadi seperti mawar berduri daripada kebaikanku dimanfaatkan oleh mereka. Ratu drama juga keterlaluan. Dia sudah kuajari cara menggunakan AI agar bisa berkomunikasi dengan orang Taiwan, eh dia malah menggunakan AI untuk merancang penipuan.

Kejadian 26:21 (TB) Kemudian mereka menggali sumur lain, dan mereka bertengkar juga tentang itu. Maka Ishak menamai sumur itu Sitna.

Pencapaian tertinggi dalam hidup
Oh, bete sekali aku. Dulu mudah bagiku untuk berpindah-pindah seperti Ishak di Kejadian 26. Tiap kali Ishak menemukan sumur, ada orang yang merebutnya sehingga Ishak pindah. Dia terus berpindah-pindah hingga tak ada lagi yang merebut sumurnya. Dulu aku pun bisa berpindah-pindah seperti Ishak. Ini karena selalu ada orang-orang yang mau menerima sumur berkatku sepaket dengan tugasku sehingga aku bisa mendapat berkat dan tugas yang baru.

Namun, kali ini berbeda. Sekalipun ada beberapa orang yang menginginkan berkatku, mereka tidak mau menerima tugasku. Padahal, berkat selalu sepaket dengan tugas. Nah, ketika frustasi aku bertanya kepada temanku, "Kenapa sumber daya manusia di wilayah ini parah sekali? Kalau ada yang pintar, etos kerjanya buruk hingga lebih banyak drama daripada kerja. Kalau etos kerjanya baik, tidak pintar. Sampai kapan aku terjebak di sini?"

Suara hatiku berkata, "Minimal sepuluh tahun, tetapi kuncinya ada di perubahan hati Tuan Atas. Kamu di sini untuk misi penyelamatan."

Jawabku, "Oh, mana bisa menyelamatkan orang yang tidak mau diselamatkan? Tuan Atas tuh seperti orang yang memakai topeng berlapis-lapis hingga wajahnya tak bisa kubaca. Ehm, jika demikian, bagaimana bisa melihat karakter aslinya? Syusyahlah."

Nah, ketika ratu drama berulah, target utamanya adalah mengambil semua berkatku, tanpa menerima tugasku dan mendapat diskon atas tugasnya. Dia pernah mengaku sebagai orang Indigo yang bisa melihat mahkluk halus dan merasakan energi negatif mereka. Namun, indigo asli seharusnya rendah hati, memiliki rasa empati tinggi, dan tidak suka pamer. Dia tidak memiliki semua ciri ini.

Dia bukan hanya membohongi 1-2 orang, tetapi dia membohongi satu wilayah demi kepentingan pribadi. Orang Indonesia tahu persyaratan masuk kerja di BUMN tidaklah mudah untuk dipenuhi. Sekalipun ada kenalan orang dalam, ratu drama tetap harus melewati proses seleksi selama hampir setahun lamanya. Jadi, tidak bisa semudah bualannya itu.

Namun, orang Taiwan yang tidak bisa berbahasa Indonesia dan tidak paham situasi di Indonesia tentulah bisa menjadi makanan empuknya. Ratu drama tahu bahwa orang Indonesia yang berani berbicara apa adanya kepada orang Taiwan hanyalah aku. Para penerjemah masih sangat muda dan tak berani berbicara karena menghindari keributan.

Sebelum beraksi, ratu drama telah memastikan aku dan orang Taiwan mencapai pertengkaran final hingga tak akan pernah saling bicara lagi. Rencanaku memang begitu karena aku lebih suka pergi seperti Ishak daripada berperang seperti Daud.

Namun, pada saat-saat terakhir rencana kami buyar karena interupsi ilahi. Tiba-tiba perang dinginku dengan Tuan Atas berakhir lagi. Mau tak mau aku pun memaafkan dan melupakan kemarahanku kepadanya. Otomatis rencana ratu drama juga hancur berantakan.

Amsal 16:9 (TB) Hati manusia memikir-mikirkan jalannya, tetapi TUHANlah yang menentukan arah langkahnya.

Biblical Hope ~ Ps. Antoni Moelyono

Catatan Ibadah ke-1 Minggu 19 April 2026

Mazmur 137:1-2 (TB) Di tepi sungai-sungai Babel, di sanalah kita duduk sambil menangis, apabila kita mengingat Sion. Pada pohon-pohon gandarusa di tempat itu kita menggantungkan kecapi kita.

Biblical Hope (Harapan Alkitabiah) tercermin di dalam Mazmur 137:1-6. Saat itu bangsa Israel dibuang ke Babel. Lalu mereka menangisi keadaan mereka di tepi sungai Babel karena mereka mengingat keadaan mereka di Sion. Sion berbicara tentang Yerusalem. Yesus pun pernah menangisi Yerusalem karena Dia tahu bahwa Yerusalem akan dihancurkan. Bangsa Israel disindir oleh musuh mereka untuk menyanyikan nyanyian sukacita.

Mazmur 137:3-4 (TB) Sebab di sanalah orang-orang yang menawan kita meminta kepada kita memperdengarkan nyanyian, dan orang-orang yang menyiksa kita meminta nyanyian sukacita: "Nyanyikanlah bagi kami nyanyian dari Sion!" Bagaimanakah kita menyanyikan nyanyian TUHAN di negeri asing?

Rasanya tidak mungkin bagi mereka untuk menyanyikan nyanyian sukacita di Babel. Seringkali kita pun cenderung ingin menyanyikan lagu melow ketika sedang sedih. Seharusnya daripada menyanyikan lagu melow, kita perlu menyanyikan lagu rohani. Ini karena Tuhan senantiasa menyertai kita, seperti Dia menyertai bangsa Israel di Babel. Tuhan juga berjanji akan membawa mereka kembali ke Yerusalem setelah 70 tahun.

Mazmur 137:5-6 (TB) Jika aku melupakan engkau, hai Yerusalem, biarlah menjadi kering tangan kananku! Biarlah lidahku melekat pada langit-langitku, jika aku tidak mengingat engkau, jika aku tidak jadikan Yerusalem puncak sukacitaku!

70 tahun terlalu lama. Seringkali kita meminta Tuhan untuk memberikan diskon. Namun, Tuhan tidak memberikan diskon yang kita minta. Dia hanya berjanji untuk menyertai.

Tiga Hal Penting tentang Biblical Hope:

1. Biblical Hope membuat kita menghadapi kenyataan, bukan lari dari kenyataan. Seringkali kita ingin lari dari kenyataan yang tidak sesuai dengan keinginan kita. Kita pun ingin lari kemana-mana, tetapi Tuhan ingin kita menghadapi kenyataan.

2. Biblical Hope bukanlah pepesan kosong, melainkan harapan akan sukacita yang nyata. Karena hal ini, setiap kali orang Israel bertemu, mereka akan berkata, "Sampai jumpa tahun depan di Yerusalem." Lalu ada pujangga yang menulis puisi tentang kerinduan Israel untuk pulang kembali ke Yerusalem. Selanjutnya, puisi ini menjadi lagu kebangsaan mereka. Tahun demi tahun janji Tuhan mulai digenapi. Jika kita membaca kitab Wahyu, salah satu tandanya adalah kembalinya Israel ke Yerusalem.

3. Biblical Hope bersandar kepada Tuhan yang berfirman dan berjanji.

Amsal 23:18 (TB) Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang.

Cara Hidup sesuai Biblical Hope, yaitu:

1. Melekat kepada Firman Tuhan. Ada orang yang meninggal karena leukemia pada umur 40 tahunan. Kadang imannya kuat, tetapi kadang imannya lemah. Namun, menjelang akhir hidupnya, ketika dokter sudah angkat tangan, dia berkata, "Jika aku harus meninggalkan dunia ini, aku yakin aku akan dibangkitkan bersama Kristus."

2. Tetap Kerjakan Tugas yang telah Diberikan kepada kita. Bangsa Israel tidak lari dari kenyataan dan mereka tetap mengerjakan tugasnya hingga ada yang menjadi pejabat dan beranak cucu di sana.

3. Jangan Mengkompromikan Kebenaran dengan Hal-hal Pragmatis. Jika kita bisa tetap beriman kepada Tuhan hingga akhir, ini adalah kasih karunia sehingga tidak boleh ada yang memegahkan diri.

Ada beberapa orang yang kehilangan iman pada saat-saat terakhirnya. Dia bertanya, "Dimana Tuhan?" Padahal, selama hidupnya dia sangat aktif melayani Tuhan dan hampir tiap hari dia maha hadir di gereja. Kita tidak perlu menghakiminya karena kita pun bisa mengalami hal yang sama ketika dalam pergumulan. Oleh karena itu, kita harus senantiasa meminta kasih karunia Tuhan agar bisa tetap beriman kepada-Nya hingga akhir tutup usia.

INDAH pada WAKTU-NYA
Bait 1: Mungkin kau pernah merasakan saat kau kehilangan, hampa tiada harapan, hanya Yesus Sumber Kekuatan. Takkan sedetik pun kau Dia ‘kan lepaskan. S’tiap keluhan Dia dengarkan. Dalam Yesus ada jawaban. Takkan pernah Dia biarkan kau larut dalam penyesalan.
Reff: Menangis pun semua t'lah terjadi. Yang hilang tak mungkin kembali. Hanya Tuhan yang tahu semua niat dalam hati. Harap percaya hanya pada-Nya. Tetapkan hati hanya pada-Nya. Bersama Yesus s’lalu ada sukacita. Dia hapus air mata yang terluka.
Bait 2: Mungkin kau pun pernah mengalami jalani hidup sendiri yang tak pasti. Hanya Yesus Sumber Pengharapan, tempat jawaban setiap permohonan. Yang lalu biarlah berlalu. Jangan pernah disesali. Dia Tuhan yang mengubahkan buat hidup lebih berarti.
Bridge: S'lalu berserah dan tetap berserah. Naikkan syukur dalam doa. Yesus s'lalu ada. Tetap percaya rencana-Nya indah pada waktunya.

Menghadapi Kenyataan

Sunday, April 12, 2026

Berterima Kasih kepada Tuhan

Kasih Tuhan Memulihkan
Catatan Ibadah ke-1 Minggu 12 April 2026

Eh, Kembali ke respon iri orang-orang tadi. Mereka langsung berkomentar bersahutan:
* Pasti iri lha. Aku akan belajar membuat teh kepada pegawai kebersihan. Selanjutnya, aku saja yang membuat teh untuk Tuan Atas.
* Kalau begitu, ayo bersaing denganku. Aku juga akan menyeduh teh untuknya.
* Nanti tehnya aku kasih sesuatu biar gajiku naik sepuluh kali lipat.
* Ayo Bu, masa kamu tidak mau ikutan?

Jawabku, "Tidak lha. Dari kecil aku benci pelajaran drama. Daripada terlibat dalam drama tidak karuan, lebih baik kukerjakan hal yang lebih penting." Aku pun bertanya, "Tuan Atas tuh mikir apa ya? Sebagai duda, ketika didekati gadis cantik single, dia menghindar. Akhirnya gadis single itu berselingkuh dengan suami orang lain. Namun, kini kok bisa mau minum kopi berdua dengan istri pria lain yang juga punya selingkuhan?"

Lalu aku mengirimkan beberapa skenario percakapan drama emak QC yang sudah kuprediksi dari awal kepada Tuan Atas. Selanjutnya, terserah dia mau percaya atau tidak. Jika dia tetap tidak percaya, mungkin itu karmanya karena tak mau percaya kepadaku.

Lantas ART yang mau panjat sosial juga kesal. Dia berkata, "Siapa wanita itu? Apa dia lebih cantik dariku? Apa gara-gara dia Tuan Atas tidak mau memakan masakanku?" Hehehe... dia pun menemukan fotonya lalu diberi tanda silang besar. Dia bertanya, "Mengapa dia juga memakai gelang tali? Apa gelangnya merupakan pemberian Tuan Atas? Dulu Tuan Atas memiliki dua gelang di kamarnya, tetapi sekarang hanya ada satu."

Astaga... dramanya makin tidak karuan. Aku ingat dulu emak QC pernah memamerkan gelangnya kepadaku sambil mengatakan bahwa gelangnya terdiri dari sekian elemen dan gelang Tuan Atas memiliki lebih banyak elemen. Mungkinkah saat itu dia mau pamer gelang seolah-olah mereka couple (berpasangan)?

Namun, aku tidak tertarik dan tidak pernah berpikir untuk bertanya, "Apa gelangmu adalah pemberian Tuan Atas?" Hehehe... aku terlalu berpikir positif terhadap mereka atau terlalu naif ya? Masa baru menyadari hal ini setelah ada ART yang menanyakannya?

Namun, dari awal aku tidak menganggap gelangnya penting. Jadi, alih-alih menanyakan hal semacam itu, aku hanya berkata, "Aku tidak percaya dengan hal-hal semacam itu. Tidak ada gelang yang bisa menolak bala." Lalu dia pergi dan perkataanku terbukti.

Sekalipun dia memakai gelang itu, dia tidak terhindar dari kecelakaan. Bahkan, semua kebusukannya terbongkar besar-besaran hingga dia kehilangan rasa hormat dari semua orang yang mengenalnya sebagai wanita soleha. Palsu puol.

Amsal 14:32 (TB) Orang fasik dirobohkan karena kejahatannya, tetapi orang benar mendapat perlindungan karena ketulusannya.

Sekalipun Tuan Atas juga memakai gelang yang sama, dia tak bisa terhindar dari para penipu pula. Anehnya mereka masih saja percaya kepada gelang semacam itu. Inilah salah satu wujud berhala yang ditentang oleh Tuhan. Aku pun hanya bisa tertawa sambil berkata, "Puji Tuhan. Haleluya 12x. Semoga aku tidak menjadi sama seperti mereka. Amin."

AKU DIBERKATI
Verse: Kasih setia-Mu nyata bagiku. Hikmat kebajikan tersedia bagiku. Pre-Chorus: S’bab Allah sanggup limpahkan segalanya Dan anugerah-Nya sangat besar bagiku.
Chorus: Aku diberkati aku dilimpahi karena Allah sanggup untuk menyediakan. Aku diberkati aku dilimpahi atas sempurna anugerah Tuhan bagiku.

Kasih Tuhan Memulihkan

Bukan Hasil Usaha Manusia
Catatan Ibadah ke-1 Minggu 12 April 2026

Lantas aku berbicara dengan beberapa orang untuk memberitahu mereka bahwa cerita tersebut hanya karangan AI. Ada yang percaya dan menjadikan hal itu taruhan. Nah, kini dia menang semangkok mie ayam dari taruhan tersebut... wkwwkw... Aku sih tidak mau ikut bertaruh karena informasi dari surga bukan untuk kepentingan pribadi.

Namun, ada yang tidak percaya dengan intuisiku karena cerita emak QC tampak meyakinkan. Bahkan, HRD juga berkata, "Dia sudah sewa apartemen di Jakarta dan semua orang sudah mendengar ceritanya. Jika sampai batal, dia akan malu." Dengan santai kujawab, "Jika dia tidak malu berdua terus dengan suami orang lain, dia tidak akan malu jika hanya pura-pura resign."

Jadi, ketika HRD kuberitahu bahwa pembatalan resign emak QC sudah disetujui oleh Tuan Atas, dia kesal dan mengerjainya dengan bertanya, "Emak, surat referensi kerjamu sudah siap, kapan mau diambil?" Lantas emak QC mengatakan bahwa dia sedang menunggu keputusan dari Tuan Atas dan asistennya. Hahaha... padahal seisi pabrik sudah tahu loh kebohongannya.

Kemudian asisten Tuan Atas hanya memberitahu HRD bahwa emak QC batal resign dan dia tidak perlu lagi menangani QC dan QA. Pekerjaan barunya hanya menangani ISO. Kenaikan gajinya pun belum dibahas. Namun, banyak orang telah iri kepadanya karena dia telah melepaskan banyak tanggung jawab, tetapi gaji akan ditambah.

Jika hanya menangani ISO, ini artinya dia makan gaji buta karena pelatihan ISO dilakukan oleh pihak eksternal. Lalu pekerjaan dia hanya keliling sambil ngerumpi dan foto-foto masalah untuk dikirim di grup WA sambil berpesan kepada orang lain, "Kerjakan ini, kerjakan itu sebelum tanggal sekian." Untuk pekerjaan seperti ini, cukuplah dia diberi sekotak biscuit saja toh. Bukan bos kok sudah berlagak seperti bos?

Namun, aku berkata kepada mereka, "Jangan ditiru loh! Tidak perlu iri. Dia tidak akan bahagia. Dia pasti kehilangan damai sejahtera. Berkat Tuhan bukan hanya uang. Lagipula uang haramnya tuh dari setan."

Beberapa bulan lalu tiba-tiba aku mendapat uang kaget. Karena mendekati momen Idul Fitri, aku bertanya kepada Tuhan, “Apa uang ini untuk diberikan kepada orang lain? Namun, suara hatiku berkata, “Simpan saja. Kamu akan memerlukannya nanti.”

Tak lama berselang kusadari ada sekelompok ulat yang bergerombol di dalam salah satu dinding rumahku. Dindingnya terlihat menghitam seperti gigi busuk. Aku semprot baygon, ulatnya tidak langsung mati, tetapi berlarian ke sana kemari. Ngeri dengan hal ini, lubangnya kututup dengan lakban bening. Lalu kufoto dan kukirimkan kepada chat gpt, “Ini ulat apa?” Kata chat gpt, “Dilihat dari jejak kotorannya, itu rayap tanah dan mereka mampu berkembang biak dengan sangat cepat.”

Hah! Bagaimana jika rumah roboh dimakan rayap? Alhasil, aku segera menggunakan uang kaget itu untuk memanggil tenaga ahli pembasmi rayap. Sehari sebelum kami pergi berlibur, mereka telah menyemprotkan cairan pembasmi rayap. Jadi, kami bisa berlibur dengan tenang. Ah, bikin kaget saja.

Nah, paska kebakaran sekitar 2007 silam ada banyak kamitetep – si biang gatal yang bermunculan di rumah. Sekalipun mereka bilang rayap dan kamitetep tidak saling berhubungan sehingga mereka hanya bertugas membasmi rayap, bonusnya, kamitetep ikut menghilang. Luar biasa ya… sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui… xixixi…

* Semua Catatan Ibadah di blog ini tidak diperiksa oleh Pengkhotbah terkait.