Kumenang Bersama Yesus
Catatan Ibadah ke-1 Minggu 1 Nov 2026
Esensi doa bukanlah tata cara atau pose doa atau kata-kata
indah. Hal yang penting dalam berdoa adalah fokus kita harus kepada Tuhan
dan hati kita harus apa adanya. Berlutut merupakan salah satu bentuk
penghormatan. Jika kita mampu melakukannya, lakukan itu. Jika tidak kuat, untuk
apa memaksakan diri? Bisa-bisa kita enggan berdoa karena tak kuat berlutut
padahal tanpa doa, mudah sekali kita diserang iblis.
Selain itu, kita bisa tetap menunjukkan sikap hormat kepada
Tuhan sekalipun tanpa berlutut. Tadi gembala juga berkata, "Saya tidak
menyangka istri saya menyebut saya dengan kata 'Beliau'. Kami berbeda 10 tahun.
Awalnya dia memanggilku, "Koko", tetapi setelah menikah, dia menjambal."
Istri gembala juga tidak menyangka bahwa dia akan
menggunakan kata, "Beliau." Gembala pun tertawa dan tidak
mempermasalahkan panggilan tersebut. "Bagaimana jika memanggil dengan
kata, "Sayang"? Tanyanya.
Sekalipun dijambal (tidak dipanggil koko), gembala
tidak merasa kurang dihormati. Aku pun biasa dijambal oleh beberapa
adikku, termasuk adik-adik sepupu dan aku juga tidak merasa kurang dihormati. Sikap
hormat tak selalu ditunjukkan dalam bentuk panggilan atau pose tubuh tertentu.
Jadi, kita bisa tetap menghormati Tuhan sekalipun tidak berlutut atau tidak
selalu memanggilnya, "Tuan."
Kadang kala kita juga menjambal Tuhan dengan langsung
memanggil nama-Nya, "Yesus". Jadi, yang terpenting adalah tetap
berdoa dengan sikap hati yang benar.
Bilangan 12:8b (TB) Mengapakah kamu tidak takut mengatai hamba-Ku Musa?"
Karena ini, tidak usah takut sama omongan orang. 😄"
Nah, tiba-tiba Poodle yang biasa berkostum hitam mengenakan
kostum putih. Walau tak seputih salju, sepertinya dia dan Cane harus mengaku
kalah. Mau tak mau dia dan Cane harus tetap menerima target rencana Golden yang
tidak berubah sekalipun caranya sedikit berubah.
Namun, mengapa Musa yang sering marah kepada bangsa yang
tegar tengkuk bisa disebut lembut hati hingga dibela Tuhan? Menurut Om Google, lembut
hati bukan berarti tidak bisa marah. Lembut hati berarti tidak membalas ketika
difitnah atau disakiti atau disalahpahami. Ketika Miryam dan Harun memberontak,
Tuhan membela Musa. Ketika Korah, Datan, dan Abiram memberontak, Musa juga
dibela oleh Tuhan.
Tuhan yang sama juga membela Golden ketika pasangan ular
memberontak terhadapnya. Sekalipun mereka dilindungi oleh Cane, Golden tak
peduli. Sekalipun posisi Cane lebih tinggi daripada posisinya, Golden yakin kuasa
doa akan selalu lebih besar daripada kuasa manusia. Mereka bukan musuh
pertama dalam hidupnya. Sebelumnya juga ada ular lain yang memberontak
terhadapnya.
Mereka memberontak karena dirasuki oleh roh kemalasan, roh
keangkuhan, dan roh keserakahan. Karena menyadari hal ini, Golden tidak
membalas ketika mereka menyebarkan rumor tentang dirinya. Bahkan, dia masih
memberi mereka kesempatan untuk memperbaiki diri.
Jika mengikuti cara Cane yang diwakili oleh Poodle, Golden akan terlihat jahat di mata mereka karena caranya terasa kejam. Namun, Golden tak peduli dengan nama baiknya di mata manusia karena dia mengenal pemegang otoritas tertinggi di bumi dan sorga.
Ternyata Tuhan bukan hanya menghancurkan
rencana ular, Dia pun menggagalkan target rencana Cane dan Poodle pula. Sebagaimana
Dia membela Musa, Dia pun membela Golden. Padahal, Golden juga sering marah
kepada mereka yang waterproof saat mendapat siraman rohani…. xixixi…
SERUKAN NAMA-NYA
Tuhanku Maha Besar, Tuhanku Maha Kuasa,
Raja segala Raja. Dia tak 'kan tergoyahkan, Dia tak 'kan terkalahkan, Dia hidup
dan berkuasa.
Chorus: Serukan nama-Nya Yesus Tuhan Raja. Segala kuasa tunduk dalam
nama-Nya. Dia luar biasa perkasa mulia. Yesus Nama di atas s'gala nama.











