Kasih dalam Keluarga
Catatan Ibadah ke-1 Minggu 23
Agustus 2026
Pak Gatut ingin banyak orang melihat
Kristus di dalam keluarganya. Hal ini pula yang membuat beberapa
pembantunya menjadi Kristen. Padahal, awalnya ada pembantu yang anti
kekristenan. Namun, karena dia suka mendengar lagu-lagu Kristen, dia pun
mengikutinya hingga akhirnya dibaptis Kristen.
Iblis ingin menghancurkan banyak
keluarga, termasuk keluarga Kristen. Namun, dia tidak berhasil jika keluarga
memiliki kasih agape. Suami melakukan yang terbaik untuk istri. Istri melakukan
yang terbaik untuk suami. Orang tua melakukan yang terbaik untuk anak. Anak pun
melakukan yang terbaik untuk orang tua. Tuan melakukan yang terbaik untuk
hamba. Hamba juga melakukan yang terbaik untuk tuannya. Maka, di Bumi bagaikan
di Surga.
Efesus 5:33 (TB) Bagaimanapun
juga, bagi kamu masing-masing berlaku: kasihilah isterimu seperti dirimu
sendiri dan isteri hendaklah menghormati suaminya.
Kasih Agape dalam keluarga
seharusnya:
* Suami mengasihi istri.
Efesus 5:25 (TB) Hai
suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah
menyerahkan diri-Nya baginya
* Istri tunduk atau hormat kepada
suami.
Efesus 5:22 (TB) Hai
isteri, tunduklah kepada suamimu seperti kepada Tuhan,
* Orang tua mendidik anak. (tidak
membangkitkan amarah mereka)
Efesus 6:4 (TB) Dan
kamu, bapa-bapa, janganlah bangkitkan amarah di dalam hati anak-anakmu, tetapi
didiklah mereka di dalam ajaran dan nasihat Tuhan.
* Anak mentaati orang tua.
Efesus 6:1 (TB) Hai
anak-anak, taatilah orang tuamu di dalam Tuhan, karena haruslah demikian.
* Tuan tidak mengancam bawahan.
Efesus 6:9 (TB) Dan
kamu tuan-tuan, perbuatlah demikian juga terhadap mereka dan jauhkanlah
ancaman. Ingatlah, bahwa Tuhan mereka dan Tuhan kamu ada di sorga dan Ia tidak
memandang muka.
* Bawahan melakukan yang terbaik
untuk kepentingan tuannya.
Efesus 6:5 (TB) Hai
hamba-hamba, taatilah tuanmu yang di dunia dengan takut dan gentar, dan dengan
tulus hati, sama seperti kamu taat kepada Kristus,
Dulu pak Gatut pernah melakukan
kesalahan. Dia pernah marah ketika putrinya berbohong. Jadi, dia mengoleskan sambal kepadanya. Ketika
menyadari kesalahan ini, pak Gatut berulang kali meminta maaf kepada anaknya
hingga anaknya berkata, "Cukup. Saya sudah belajar mengampuni. Sekalipun
aku tahu tindakan papa salah, aku sudah memaafkan."
Berapa kali kita harus mengampuni?
Kebanyakan orang Yahudi sama seperti kita yang hanya mau mengampuni sampai 3
kali. Jadi, dengan bangga Petrus berkata, "7 kali". Dia kira Yesus
akan memuji prestasinya, tetapi ternyata Yesus menjawab bukan 7 kali. Yesus mau
kita mengampuni sebanyak 70 kali 7 kali. Ini bukan 490 kali, tetapi unlimited.
TERLALU BESAR
Telah kulihat bukti kasih-Mu. Kau
menderita, gantikanku. Dengan darah-Mu, Kau s'lamatkanku. Kini kuhidup
menyenangkan-Mu.
Reff: Terlalu besar Kasih-Mu Bapa. Pengorbanan yang Kau b'rikan bagiku.
Terlalu mahal darah-Mu Yesus, tercurah untuk menebus hidupku.
Hidup yang Kau b'rikan bagiku s'lamatkan dan pulihkanku lebih dari
segalanya...












