* Semua Catatan Ibadah di blog ini tidak diperiksa oleh Pengkhotbah terkait.

Sunday, October 25, 2026

AI Pun Tidak Tahu

Kuasa yang Menyertai dalam Karunia
Catatan Ibadah ke-1 Minggu 25 Okt 2026

Tahun lalu seorang wanita Indonesia keturunan Cina berkata, "Aku ingin tahu pria Cina itu sudah menikah atau belum. Jika dia sudah menikah, aku akan berhenti mengharapkannya dan melanjutkan hidupku." Aku pun meminta dia menanyakannya daripada menunggunya tanpa kejelasan. Lalu dia menghubungi pria itu melalui media sosialnya, tetapi tidak dijawab. Dia pun sudah kehilangan nomer kontaknya karena dulu dia pernah memblokirnya.

Ketika kulihat media sosialnya, aku langsung yakin beribu-ribu persen jika cowok itu sangat sangat sangat suangat introvert. Alhasil, AI pun tidak tahu apapun tentangnya. Sekalipun AI kuminta melacak link media sosialnya, tak ada tulisan atau video atau teman yang bisa menjelaskan statusnya.

Aku pun memberitahu wanita ekstrovert itu untuk melupakannya. Sebagai sesama introvert, aku tahu bahwa pria itu akan selalu menghindarinya dan tidak akan pernah menjawab semua pesannya, kecuali dia sudah yakin untuk memperjuangkan wanita itu. Namun, wanita itu tidak mau melupakannya dan mau tetap menunggu kabarnya. Dia yakin bahwa pria itu masih mengetahui kabarnya dari teman-temannya di Cina dan Indonesia.

Wanita itu mengatakan bahwa dia merasa bersalah karena dulu selalu menghindarinya. Padahal, saat itu pria tersebut selalu baik dan bermurah hati kepadanya. Jadi, dia ingin menebus rasa bersalah karena dulu telah mengabaikannya.

Namun, kenapa wanita itu baru memikirkannya sekarang (setelah kandungannya diangkat karena miom)? Dulu ketika masih sehat, dia malah mengabaikan pria itu. Sekarang dia juga tidak tahu apakah pria itu mau menerima keadaannya.

>> Penyesalan selalu datang terlambat. Seringkali penyesalan terbesar terjadi bukan karena kegagalan, melainkan ketika seseorang tidak pernah mencoba. Jika gagal, seseorang sudah mengetahui kesalahannya dan bisa mencari cara lain untuk memperbaikinya. Namun, jika tidak pernah mencoba, di dalam pikirannya akan terus terngiang pertanyaan-pertanyaan yang tidak bisa dijawabnya, "Bagaimana jika dulu aku menerimanya?", "Bagaimana jika sekarang dia masih menungguku?" "Bagaimana jika ..."<<

Nah, tahun lalu dia sudah kuminta melupakannya. Eh, tahun ini dia masih saja meminta saran terkait masalah yang sama. Curhatnya pun masih sama persis seperti tahun lalu. Masalahnya juga tetap sama. Bahkan, keputusannya tetap sama, "Andaikata pria itu mau bersamanya, dia tidak mau tinggal di Cina.” Dulu pria itu tidak mau tinggal di Indonesia. Kemungkinan besar juga sama seperti itu sampai sekarang.

"Lalu untuk apa kamu masih menunggunya? Kamu ini pemegang remote hidupmu. Kamu sendiri yang tentukan arahmu." Kataku kepadanya. Lantas dia bertanya lagi, "Bagaimana jika nanti dia kembali ketika aku sudah melupakannya?"

Jawabku, "Biarkan saja. Lagipula kalian tidak pernah berjanji apapun dan tidak ada ikatan. Jadi, kamu tidak ada kewajiban untuk menunggunya. Selain itu, kalian sama-sama tidak mau mengalah karena sama-sama mau tinggal di negeri tercinta, lha mana mungkin bersama?"

Lantas dia meminta saran lagi terkait langkah pertama yang harus diambilnya. Sekali lagi kusarankan, "Anggaplah pria itu tidak pernah ada." Namun, sekali lagi aku tidak yakin bahwa dia akan mengikuti saranku. Dia mengatakan bahwa teman-temannya akan mengadakan reuni di Beijing sekitar empat tahun lagi. Maka, dia berpikir bahwa dia masih bisa bertemu lagi dengan pria itu empat tahun ke depan.

Ah, semoga dia mencari teman curhat lain. Percuma dia meminta saranku jika dia tidak mau melakukannya. Daripada menunggu pria tidak jelas begitu, kuminta dia mengerjakan tugasnya dan tetap melayani di gereja. Syarat minimal jodoh tuh harus benar-benar terlihat sebagai manusia nyata di masa kini, bukan sekadar nyata di masa lalu dan sudah menjadi bayangan di masa kini.

Jika di masa kini status pria itu tidak jelas, kabarnya tidak jelas, lalu komunikasi dan interaksi sosial sudah tidak ada selama lebih dari tiga tahun, untuk apa masih menunggu empat tahun lagi? Iya, kalau dulu pernah berjanji sehidup semati. Namun, janji itu pun tak pernah terucap.

Buang-buang waktu saja memikirkan pria seperti itu. Lebih baik memikirkan orang-orang yang benar-benar nyata kehadirannya di sekitar kita. Hargai mereka sebelum mereka pun menghilang dari hidupmu. Tak usah terpaku pada masa lalu sebaik apapun itu.

MENGIKUTI-MU
Tak ada ketakutan di dalam hidup ini setelah aku mengenal-Mu. Tak ada keraguan di dalam hati ini 'tuk tinggalkan masa laluku.
Dan mengikuti-Mu di s'panjang hidupku. Tak 'kan berpaling, kar'na aku tahu Kau sangat berharga dalam hidupku. Pengorbanan-Mu Yesus s'lamatkanku.
Dan mengiring-Mu sampai akhir hidupku. Kumau setia dan mengasihi-Mu, oh Yesus Tuhanku. Dunia tak bisa palingkanku dari-Mu.
Semua yang benar, suci, dan mulia, yang 'kan selalu di benakku. Semua perintah-Mu dan ketetapan-Mu kutaati dan kulakukan.
I will follow you, every single day. I want more of you. I will follow you, never turn away Coz you are My Jesus.

Kuasa yang Menyertai dalam Karunia - Pdt. Leonardo Sjiamsuri

Catatan Ibadah ke-1 Minggu 25 Okt 2026

Zaman sekarang ada AI yang serba tahu. Namun, sekalipun AI mengetahui banyak hal, ada hal-hal yang tidak diketahuinya. AI tidak bisa mengetahui hal-hal yang ada di hatimu. Namun, Roh Kudus bisa mengetahuinya dan memberitahumu.

1 Korintus 14:1 (TB) Kejarlah kasih itu dan usahakanlah dirimu memperoleh karunia-karunia Roh, terutama karunia untuk bernubuat.

Kasih itu harus dikejar dan karunia harus diusahakan, bukan pasif, melainkan aktif. Namun, saat ini banyak gereja karismatik pintar mengajar, tetapi kehilangan kuasa. Jika hanya mengajar teologi, AI bisa melakukannya dengan baik. Bahkan, AI bisa lebih baik daripada manusia karena AI memiliki banyak pengetahuan. Namun, gereja seharusnya bukan hanya mengajar, tetapi juga menunjukkan kuasa Roh Kudus.

Pak Leo mengimpartasikan karunia bernubuat kepada beberapa orang dan melatih mereka. Ternyata kepekaan mereka pun bisa tajam sehingga mereka selalu diminta untuk mendoakan orang-orang yang altar call. Ketika mereka berdoa dan bernubuat, orang-orang heran karena mereka bisa mengetahui masalah orang yang sedang didoakan.

Di kantor pak Leo juga pernah mendengar suara Roh Kudus untuk berhenti membaca agar bisa berbicara dengan karyawannya. Ketika pak Leo mulai berbicara dua hingga tiga patah kata, karyawannya menangis sesenggukan. Lantas pak Leo memberinya tissue dan mendoakannya.

Setelah didoakan, dia makin menangis. Beberapa saat kemudian dia pun menjelaskan bahwa dia tidak menyangka bahwa pak Leo mengetahui masalahnya. Rupanya dia Kristen dan telah meninggalkan gereja padahal dulu rajin pelayanan di gereja pula. Maka, pak Leo meminta dia kembali lagi ke gerejanya dan dia setuju.

1 Petrus 4:10 (TB) Layanilah seorang akan yang lain, sesuai dengan karunia yang telah diperoleh tiap-tiap orang sebagai pengurus yang baik dari kasih karunia Allah.

Setiap umat Tuhan diberi kuasa untuk menghadirkan surga di Bumi. Tubuh kita mempunyai pola. Jika kita mengenakan pakaian yang polanya pas, kita akan merasa nyaman. Gereja juga memiliki pola yang seharusnya sesuai dengan gereja mula-mula.

Di dalam gereja mula-mula, mujizat adalah hal yang biasa terjadi setiap hari. Mereka justru heran jika jarang terjadi mujizat. Namun, sekarang gereja justru tidak terbiasa dengan mujizat. Padahal, kita semua diberi karunia oleh Roh Kudus. Kita perlu mengakses karunia ini agar memiliki kuasa.

1 Korintus 12:4 (TB) Ada rupa-rupa karunia, tetapi satu Roh.

Kita semua diberi karunia agar bisa saling melayani. Sembilan Karunia Roh Kudus, yaitu:
1. Karunia Pewahyuan (Penyingkapan):
a. Berkata-kata dengan hikmat, seperti Salomo.
b. Berkata-kata dengan pengetahuan.
c. Membedakan (mengenali) segala roh. Akhir-akhir ini banyak anak muda mengikuti roh-roh yang salah, seperti tarot, horoskop, tetapi belum sampai shio. Kita harus bisa membedakan roh.

2. Karunia Kuasa:
a. Iman.
b. Kesembuhan. Kuasa ini menarik. Pak Leo pernah mendoakan orang-orang yang mengalami kerontokan rambut. Lalu seorang ibu memberi kesaksian bahwa dia sembuh padahal sebelum itu rambutnya rontok parah tiap kali keramas. Salah satu anak pak Leo mengajar sekolah minggu. Dia melihat anak-anak pun bisa memiliki karunia kesembuhan. Ketika anak-anak mendoakan orang sakit, mereka sembuh.
c. Mujizat. Tiada yang mustahil bagi Tuhan. Semua mungkin terjadi.

3. Karunia Vokal:
a. Berkata-kata dalam bahasa roh. Di depan jemaat biasanya maksimal hanya tiga orang yang berkata-kata dalam bahasa roh. Namun, gereja tidak melarang setiap orang berbicara dalam bahasa roh untuk berdoa pribadi.
b. Menafsirkan bahasa roh. Bahasa roh tidak diterjemahkan kata demi kata, tetapi ditafsirkan.
c. Nubuat.

MUJIZAT SETIAP HARI
Tiada berubah kuasa Nama-Mu. Tiada berkesudahan kasih setia-Mu. Apabila Tuhan sudah berfirman, maka semuanya jadi.
Selama kumenyembah-Mu kupercaya bahwa mujizat masih terjadi. Selama Kau besertaku kumelihat ada mujizat setiap hari.

AI Pun Tidak Tahu

Sunday, October 18, 2026

Tidak Peduli

Kuasa dalam Kasih Karunia
Catatan Ibadah ke-1 Minggu 13 Okt 2026

Poodle, "Cane tidak setuju kamu menggunakan cara ini. Kalau kamu mau mengusir ular, mengapa tidak dilakukan pada saat itu juga ketika mereka ketahuan melakukan kejahatannya? Kamu juga bisa melakukannya dengan cara alternatif ini."

Golden Retriever, "Aku masih memberi mereka kesempatan untuk memperbaiki diri atau mencari cara lain untuk menjalani hidup yang baik." Siapa sangka mereka bukan hanya tidak mau berubah. Mereka juga menyia-nyiakan kesempatan baik yang kuberikan dengan bertindak licik. Mereka membalas air susu dengan air tuba.

Poodle, "Sekarang pasangan ular berbisa telah menebarkan racun dimana-mana. Banyak orang telah membicarakan hal itu."

Golden Retriever menjawab dengan nada agak tinggi, "Biarkan saja mereka bicara. Aku tidak peduli perkataan orang lain." Memang begitulah ular. Ular akan selalu menggigit orang yang berusaha menolong mereka. Namun, aku bukan ular seperti mereka. Itu sebabnya kuberi mereka banyak kesempatan untuk berubah. Mengapa kamu tidak mengerti dan terkesan memojokkanku?

Poodle, "Bagaimana mungkin kamu tidak peduli? Ini berkaitan dengan kepentingan orang banyak."

Ups... seketika Golden berusaha menahan senyum sambil menatap Poodle yang ada di hadapannya. Untunglah Poodle tidak menatapnya sehingga dia tidak menyadari perubahan emosi Golden selama beberapa detik. Golden tidak menyangka bahwa Poodle masih berani bicara dan ajaibnya dia tidak meninggikan suaranya. Padahal, jelas terlihat jika dia juga sedang kesal.

Lantas Golden berpikir, "Aku tidak peduli dengan perkataan orang lain, tetapi aku peduli dengan kepentingan orang lain. Jika pasangan ular licik itu berpotensi merugikan banyak orang, terpaksa aku harus tega terhadap mereka dengan menerima cara alternatif yang lebih menyakitkan bagi mereka."

Suka tidak suka, Golden memutuskan untuk berhenti mengasihani pasangan ular. Jadi, dia akan membiarkan mereka menuai hasil perbuatan jahat mereka. Namun, cara alternatif tersebut dianggapnya terlalu lama.

Habakuk 2:3 (TB) Sebab penglihatan itu masih menanti saatnya, tetapi ia bersegera menuju kesudahannya dengan tidak menipu; apabila berlambat-lambat, nantikanlah itu, sebab itu sungguh-sungguh akan datang dan tidak akan bertangguh.

Seketika Golden teringat sepenggal kalimat lagu pujian pada minggu lalu, "Kau lebih tahu yang terbaik bagiku." Lalu dia merasa damai dan berkata, "Oke, aku setuju dengan cara alternatif." 

Namun, dia berkata kepada Raja Damai, "Mengapa Kau harus melibatkan Poodle di dalam masalahku? Dia terlalu kecil dan aku tidak mau melibatkan dia. Dia berpotensi memancing sisi kanak-kanak di dalam diriku."

Raja Damai, "Kamu ingat lirik lagu ultah yang kamu sampaikan kepadanya? >> Jadi kalau nanti kau merasa kecil, ingatlah Tuhan tidak salah memilihmu."

Golden, "Ah, tentu saja aku ingat, tetapi saat itu kusampaikan kepadanya karena kupikir Kau sedang mengutusnya untuk membantu adiknya, bukan membantuku. Sebagai cece, tak mungkin kuminta bantuan kepada titi kecil, kecuali dia dewasa. Memang sih dia dewasa secara emosi. Namun, apa Kau yakin dia dewasa dalam menyelesaikan masalah? Apa Kau yakin dia tidak akan kabur ketika keadaan menjadi sulit?"

Mazmur 46:10 (TB) (46-11) "Diamlah dan ketahuilah, bahwa Akulah Allah! Aku ditinggikan di antara bangsa-bangsa, ditinggikan di bumi!"

>> Tuhan menghancurkan rencanamu agar rencanamu tidak menghancurkanmu. Setiap masalah yang terjadi bertujuan untuk menyingkapkan hal-hal yang ingin kalian ketahui. <<

Setelah keributan itu, Golden berusaha mengabaikan Poodle dengan menyibukkan dirinya. Namun, dia tetap bisa 'melihat' Poodle mondar-mandir nun jauh di sana dari suaranya yang bergerak-gerak. Tampaknya Poodle sedang gelisah dan sesekali melihat ke arah Golden. Meskipun demikian, Golden tak mau peduli karena Poodle tidak mau mengerti dirinya.

Tadi di akhir ibadah ada pendeta yang berkata, "Jangan berpikir bahwa tak ada yang mengerti dirimu..." Ya, tentu saja masih ada yang mau mengerti Golden. Pada hari itu, setelah ribut dengan Poodle, Golden tak bisa tidur. Lantas dia menulis semua keluh kesahnya di dalam catatan ponsel. Keesokan paginya catatan itu dia kirimkan kepada Mr. Bright di negeri Formosa.

Mr. Bright telah teruji dalam menyelesaikan masalah sekalipun dia tiga tahun lebih muda dari Golden. Jadi, Golden tidak ragu meminta bantuannya untuk mengurai kekusutan pikirannya. Seperti biasa, Mr. Bright memberikan perspektif berbeda secara netral.

Nah, ketika mendengar penjelasannya, Golden pun bisa memahami sikap Poodle yang mewakili Cane. Pada akhirnya, Golden kembali lagi ke doa masa anak-anak, "Tuhan semoga aku ingin ... memahami daripada dipahami ..." Sekalipun Poodle tidak memahaminya, setidaknya dia sudah paham. Maka, Golden terlebih dahulu memulai pembicaraan dengan Poodle, seolah-olah tak pernah terjadi keributan di antara mereka.

ANDAIKAN KUHARUS MEMILIH
Kasih setia-Mu Tuhan lebih dari hidupku. Jalan-jalan-Mu ya Tuhan terbaik bagiku. Dari semua yang Kau katakan, tiada dusta kutemui. Dari semua yang Kau janjikan, tiada yang tak terpenuhi.
Chorus: Andaikan kuharus memilih, tetap hatiku pada-Mu. Tak satupun dapat menggantikan-Mu. Hanya Kau yang berarti bagiku. Lebih dari semua yang ada, Kaulah segalanya bagiku. Tak ingin kuberpaling dari-Mu. Selamanya ku akan menyembah-Mu, Tuhan.

Kuasa dalam Kasih Karunia - Ps. Frederic Abel

Kuasa di dalam Kasih Karunia
Catatan Ibadah ke-1 Minggu 13 Okt 2026

Menurut Kitab Korintus, ada 9 karunia Roh Kudus yang terbagi menjadi 3 bagian:
1. To Say (Karunia Berkata-kata): bernubuat, berbahasa roh, menafsirkan bahasa roh.
2. To Know (Karunia Mengetahui): hikmat, kata-kata pengetahuan, membedakan bermacam-macam roh.
3. To Do (Karunia Bertindak): iman, menyembuhkan, mengadakan mujizat.

1 Korintus 12:28 (TB) Dan Allah telah menetapkan beberapa orang dalam Jemaat: pertama sebagai rasul, kedua sebagai nabi, ketiga sebagai pengajar. Selanjutnya mereka yang mendapat karunia untuk mengadakan mujizat, untuk menyembuhkan, untuk melayani, untuk memimpin, dan untuk berkata-kata dalam bahasa roh.

Berdasarkan kitab Korintus, ada 5 jawatan atau jabatan, yaitu: rasul, nabi, pengajar, penginjil, dan gembala.

Roma 12:6 (TB) Demikianlah kita mempunyai karunia yang berlain-lainan menurut kasih karunia yang dianugerahkan kepada kita: Jika karunia itu adalah untuk bernubuat baiklah kita melakukannya sesuai dengan iman kita.

Berdasarkan Roma 12:6-8 ada 7 karunia Roh Kudus dalam pelayanan, yaitu: bernubuat, melayani sesama, mengajar, menasihati, memberi, memimpin, menunjukkan belas kasih. Sekalipun berbeda-beda, semua karunia tersebut dikerjakan oleh Roh Kudus.

AKTIVASI KARUNIA ROH KUDUS
Untuk mengaktifasi karunia Roh Kudus, tidak ada cara lain selain DOA. Ada gereja yang menolak bahasa roh. Hal ini tidak perlu diperdebatkan, tetapi kenapa harus ditolak jika hal ini bisa membantu kita berdoa? Ketika kita berbicara dalam bahasa roh, kita sedang berbicara dengan Allah, bukan manusia.

1 Korintus 14:2 (TB) Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, tidak berkata-kata kepada manusia, tetapi kepada Allah. Sebab tidak ada seorang pun yang mengerti bahasanya; oleh Roh ia mengucapkan hal-hal yang rahasia.

Jika kita telah mengenali karunia kita, gunakan karunia tersebut untuk menolong orang lain. Percuma kita memiliki banyak karunia jika hanya digunakan untuk diri sendiri. Hal yang terbesar adalah kasih. Jadi, semua karunia kita harus dilakukan dalam kasih.

1 Korintus 13:13 (TB) Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah kasih.

BERGERAK dalam KARUNIA ALLAH
Agar bisa bergerak dalam karunia Allah, kita harus terhubung dengan Roh Kudus. Ketika pak Abel diminta berbicara kepada seseorang dan dia melewatkan orang itu, Roh Kudus akan mengingatkannya kembali. Ketika berbicara dengan orang itu, dia melihat garis-garis yang mencapai ambang batas berbahaya. Tuhan singkapkan bahwa hal itu berkaitan dengan kondisi kesehatannya. Lalu dia berbicara kepada orang itu dan mendoakannya. Selanjutnya, dia pun tidak mengetahui keadaan orang itu. Dia hanya bergerak di dalam karunianya untuk membantu orang lain.

TERHUBUNG
Kasih-Mu layakkan s'luruh hidupku, Mampukan kumelakukan yang Kau inginkan. Tak bisa kuterlepas. Kau menggenggam tanganku, ingin lebih mengenal pribadi-Mu.
Reff: Kuterhubung dengan-Mu, S'lalu melekat di hati-Mu. Firman-Mu, itulah dasar hidupku, Yang berdaulat atasku.

Kuasa di dalam Kasih Karunia - Ps. Frederic Abel

Catatan Ibadah ke-1 Minggu 13 Okt 2026

Kita semua yang percaya kepada Tuhan Yesus sebagai Juru Selamat, akan diberi karunia oleh Roh Kudus. Karunia adalah hadiah yang diberikan secara cuma-cuma kepada setiap orang percaya. Karunia diberikan bukan karena kita berprestasi atau telah melakukan sesuatu.

Kisah Para Rasul 1:8 (TB) Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi."

Jika menerima karunia Roh Kudus, kita juga akan menerima kuasa. Semua ini bukan untuk kepentingan diri sendiri, melainkan untuk kepentingan orang lain. Karunia Roh Kudus bukan hanya diberikan kepada pendeta, tetapi kepada semua orang percaya. Sekalipun kamu hanya ibu rumah tangga, tidak peduli, jika Roh Kudus turun ke atasmu, kamu akan memiliki kuasa untuk menang dari setiap persoalanmu.

1 Korintus 12:7 (TB) Tetapi kepada tiap-tiap orang dikaruniakan penyataan Roh untuk kepentingan bersama.

Jika pak Abel mendapat kado merah, dia tidak akan iri kepada mereka yang mendapat kado biru. Roh Kudus memberikan karunia secara spesifik atau personal kepada setiap orang secara berbeda-beda. Tujuannya agar mereka bisa menggenapi panggilan mereka sesuai rancangan Tuhan.

Roh Kudus selalu menolong, menghibur, dan menguatkan. Jika kita sering mengabaikan suara-Nya, lama-lama kita akan menciptakan tembok yang tebal sehingga tidak bisa lagi mendengar-Nya. Jika ada hamba Tuhan yang mengintimidasi, tidak menolong, tidak menghibur, dan tidak menguatkan, padahal dia punya karunia, berarti dia telah menyalahgunakan karunia Roh Kudus.

Matius 7:23 (TB) Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"

Jika menyalahgunakan karunia yang kita miliki, Yesus tidak mengenal kita. Sekalipun kita bernubuat dalam nama-Nya dan mengusir setan dalam nama-Nya, Dia akan tetap menolak kita jika kita tidak melakukan kehendak Tuhan.

DATANG ROH KUDUS
Datang Roh Kudus Kau kurindu. Dengan minyak yang baru urapiku. Mengalir penuhiku, mengalir pulihkanku. Kuasa-Mu bebaskan hidupku.
Reff: Satu yang kurindu bersekutu dengan-Mu. Bawaku lebih lagi tinggal di dalam-Mu. Nikmati hadirat-Mu. Jamahlah s'luruh hidupku. Urapan-Mu mengubah hidupku.

KENALI KARUNIA ROH KUDUS
Agar kita bisa menggunakan kuasa Roh Kudus, terlebih dulu kita harus mengenali karunia Roh Kudus yang kita miliki.

Di mimbar ada pisau dan gergaji. Ketika pisau digunakan untuk mengiris kubis dan buah, hasilnya bagus. Namun, ketika kubis dan buah diiris dengan gergaji, hasilnya tidak bagus. Mungkin pisau juga bisa digunakan untuk memotong triplek, tetapi hal ini sangat sulit dan mungkin perlu waktu berhari-hari. Kita tidak akan sabar menunggunya. Triplek lebih bagus jika dipotong oleh gergaji.

Demikian pula karunia kita berbeda-beda sesuai dengan tujuan yang Tuhan taruh di dalam hidup kita. Ini sebabnya kita tidak perlu iri dengan karunia orang lain. Karunia kita belum tentu cocok untuk orang lain. Begitupun sebaliknya.

Kuasa dalam Kasih Karunia