Perang Tak Seimbang
Catatan Ibadah
ke-1 Minggu 22 Feb 2026
Saudara Kristen
dan asisten Fuerdai sengaja melimpahkan pekerjaan kepada mereka yang rajin dan
lemah agar mereka berdua bisa bermalas-malasan. Ini sebabnya mereka saling
mendukung dalam kebohongan di hadapan Fuerdai. Eh, ternyata pada saat bersamaan
Fuerdai juga membohongiku.
Dia mengatakan kepadaku bahwa saudara Kristen akan dikurangi upahnya karena malas atau pintar melimpahkan pekerjaan kepada orang lain. Namun, secara diam-diam dia justru memberikan bonus sebesar pengurangan upah tersebut lewat asistennya. Selain itu, secara diam-diam (tanpa sepengetahuan ayahnya) dia juga memberikan rumah dinas kepada asistennya.
Mazmur 116:11 (TB) Aku ini berkata dalam kebingunganku: ”Semua
manusia pembohong.”
Apa dia kira dia bisa terus berbohong? Untuk apa dia membohongiku seperti Ananias dan Safira membohongi Tuhan? Bukankah miliknya bukanlah milikku? Bukankah dia bebas menggunakan harta miliknya sendiri tanpa seizinku? Kenapa dia harus berpura-pura menjadi manusia berintegritas di depanku? Tunggu dan lihat saja jika Bapaku bertindak.
Kisah Para Rasul 5:4 (TB) Selama tanah itu tidak dijual, bukankah itu
tetap kepunyaanmu, dan setelah dijual, bukankah hasilnya itu tetap dalam
kuasamu? Mengapa engkau merencanakan perbuatan itu dalam hatimu? Engkau
bukan mendustai manusia, tetapi mendustai Allah.”
Sekalipun keduanya mahir bicara dalam bahasa yang tak kumengerti, aku masih punya Bapa yang:
* menguasai semua bahasa,
* tak akan pernah bisa ditipu oleh kelihaian mereka dalam berbicara,
* tak akan pernah bisa dijilat oleh mulut manis mereka, dan
* pasti mampu melihat hati.
1 Samuel 16:7 (TB) Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel:
"Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah
menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat
apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati."
"Oh Tuhan,
berikanlah keadilan untuk kami. Bagaimana mungkin Kau memberkati orang malas
dan pembohong itu? Sekalipun Dia juga anak-Mu, bukankah ada tertulis bahwa Kau
akan menghajar orang yang Kau kasihi dan menyesah mereka yang Kau anggap anak?"
Ibrani 12:6 (TB) karena Tuhan menghajar orang yang dikasihi-Nya,
dan Ia menyesah orang yang diakui-Nya sebagai anak."
"Mengapa Kau
tidak menghajarnya agar dia segera sadar? Bagaimana jika dia makin tersesat?
Seharusnya dia dipindahkan ke tempat yang bisa membentuknya untuk menjadi orang
yang lebih baik. Di sini dia tidak akan berubah menjadi baik karena kejahatannya
selalu didukung oleh Fuerdai."
Ibrani 12:7-8 (TB) Jika kamu harus menanggung ganjaran; Allah
memperlakukan kamu seperti anak. Di manakah terdapat anak yang tidak dihajar
oleh ayahnya? Tetapi, jikalau kamu bebas dari ganjaran, yang harus diderita
setiap orang, maka kamu bukanlah anak, tetapi anak-anak gampang.
Tiba-tiba saudara
Kristen itu menghilang tanpa kabar lagi. Ternyata dia kabur meninggalkan hutang
kepada beberapa rekan dan vendor. Maka, Fuerdai berhenti mencarinya lagi. Puji
Tuhan. Memang hanya Tuhan yang bisa kuandalkan, bukan Fuerdai.
Ah, jika aku
tidak bisa kabur, semoga Fuerdai dan asistennya yang segera menghilang seperti
dia. Memang mereka tidak bisa dihajar seperti anak Tuhan karena mereka belum
mengenal Tuhan. Namun, Tuhan tidak mungkin diam saja terhadap manipulasi mereka.
Dia pasti punya rencana indah di depan sana.
Amsal 23:18 (TB) Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu
tidak akan hilang.
BUKTI KEBESARAN-MU
Hidupku menggenapi firman-Mu.
Tanda mujizat sertai tiap langkahku. Kau bersamaku, di dalamku, jadi bukti
kebesaran-Mu. Tuhan Kau sempurna dalam rencana-Mu dan karya-Mu.
Kuserahkan hidupku, Murnikan dengan roh-Mu.










