Sunday, May 24, 2026

Manusia Biasa

Mereka adalah Kita
Catatan Ibadah ke-1 Minggu 24 Mei 2026

Bayangkan saja, di dunia ini ada banyak penderitaan yang dialami mereka yang dekat maupun mereka yang jauh. Mereka yang dekat bisa curhat masalah orang tua, pasangan hidup, kesehatan, keuangan, bisnis atau pekerjaan. Selain itu, ada banyak orang yang menghadapi masalah-masalah berat di luar sana, mulai dari balita hingga lansia. Jika tidak sempat mengisolasi diri, termasuk menghindari media sosial selama beberapa waktu, semua emosi negatif dari para korban iblis bisa terserap begitu saja ke dalam emosi INFJ dan menyebabkan mereka sangat kelelahan.

Efesus 6:12 (TB) karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.

Puji Tuhan ada karunia berbahasa roh. Untuk menggunakan bahasa roh sebagai senjata dalam melawan roh-roh jahat di udara, kita tidak perlu berpikir. Kita tetap bisa berkata-kata dalam bahasa roh sekalipun kepala terasa sangat berat dan menekan. Selain itu, kita juga bisa tetap mendengarkan lagu-lagu rohani untuk meringankan segala beban emosi kita.

JALAN TUHAN
Verse 1: Ada waktu di hidupku pencobaan berat menekan. Aku berseru mengapa ya Tuhan? Nyatakan kehendak-Mu.
Verse 2: Jalan Tuhan bukan jalanku. Jangan bimbang ataupun ragu. Nantikan Tuhan jadikan semua indah pada waktunya.
Chorus: Pada Tuhan masa depanku. Pada Tuhan kus'rahkan hidupku. Nantikan Tuhan berkarya, indah pada waktunya.
Verse 3: Hari esok tiada kutahu Namun tetap langkahku maju. Kuyakin Tuhan jadikan semua indah pada waktunya.
Ending: Kuyakin Tuhan jadikan semua Indah pada waktunya. Indah pada waktunya. Indah pada waktunya.

Menjelang akhir zaman kelihatannya gereja tidak akan kekurangan full timer karena gereja bisa menjadi tempat kerja teraman bagi orang jujur. Bahkan, banyak orang Kristen akan mencari perlindungan di gereja ketika mereka tidak sanggup menghadapi tekanan di marketplace dan pemerintahan.

Pengkhotbah 5:7-8 (TB) Kalau engkau melihat dalam suatu daerah orang miskin ditindas dan hukum serta keadilan diperkosa, janganlah heran akan perkara itu, karena pejabat tinggi yang satu mengawasi yang lain, begitu pula pejabat-pejabat yang lebih tinggi mengawasi mereka. Suatu keuntungan bagi negara dalam keadaan demikian ialah, kalau rajanya dihormati di daerah itu.

Jika melihat tekanan yang dunia berikan kepada orang-orang jujur, marketplace dan pemerintahan bisa makin kekurangan Gereja. Sejak kecil aku belajar bahwa gereja bukan hanya gedung karena sesungguhnya Gereja adalah kumpulan orang yang percaya kepada Kristus.

Yesaya 59:14-15 (TB) Hukum telah terdesak ke belakang, dan keadilan berdiri jauh-jauh, sebab kebenaran tersandung di tempat umum dan ketulusan ditolak orang. Dengan demikian kebenaran telah hilang, dan siapa yang menjauhi kejahatan, ia menjadi korban rampasan. Tetapi TUHAN melihatnya, dan adalah jahat di mata-Nya bahwa tidak ada hukum.

Nah, sejauh mana Gereja percaya kepada Kristus? Inilah yang menentukan masa depan bangsa. Karena berbagai tekanan hidup, kita makin kekurangan orang-orang yang mau bertindak seperti Daniel, Nehemia, atau Ester. Kita juga membutuhkan bangkitnya orang-orang yang mau bertindak sebagai Young Justice Bao. Jika tidak ada yang bertindak, Tuhan sendiri yang akan bertindak.

Yesaya 59:16 (TB) Ia melihat bahwa tidak seorang pun yang tampil, dan Ia tertegun karena tidak ada yang membela. Maka tangan-Nya sendiri memberi Dia pertolongan, dan keadilan-Nyalah yang membantu Dia.

Mereka adalah Kita

Api yang Turun
Catatan Ibadah ke-1 Minggu 24 Mei 2026

"Mereka adalah kita". Kata-kata ini bukan hanya diucapkan oleh pak Sam. Beberapa waktu lalu kudengar kata-kata semacam ini dituliskan oleh beberapa orang di media sosial.

Pengkhotbah 3:16 (TB) Ada lagi yang kulihat di bawah matahari: di tempat pengadilan, di situ pun terdapat ketidakadilan, dan di tempat keadilan, di situ pun terdapat ketidakadilan.

Ada pebisnis muda yang menghadapi tuntutan hukum tidak masuk akal setelah dia berjuang untuk kemajuan pendidikan bangsa. Bahkan, dia telah menciptakan lapangan kerja yang inovatif untuk menolong rakyat kecil. Namun, dia malah dikambinghitamkan oleh sekelompok orang. Meskipun demikian, di tengah rasa sakitnya dia masih memperjuangkan perkara orang lain yang senasib dengannya. Lalu beberapa orang menulis, "Dia adalah kita, yang pernah bermimpi untuk berkontribusi bagi bangsa."

Pengkhotbah 3:17 (TB) Berkatalah aku dalam hati: "Allah akan mengadili baik orang yang benar maupun yang tidak adil, karena untuk segala hal dan segala pekerjaan ada waktunya."

Sekalipun aku tidak mengenal mereka, aku dapat merasakan beratnya tekanan yang mereka hadapi. Sejak minggu lalu kepalaku terasa sangat berat seperti ada tangan tak terlihat yang menekannya.

Amsal 29:26 (TB) Banyak orang mencari muka pada pemerintah, tetapi dari TUHAN orang menerima keadilan.

Kupikir tekanan berat yang kurasakan disebabkan oleh mataku yang kering dan sangat lelah. Namun, di gereja tekanan di kepalaku makin lama makin berkurang sekalipun aku tidak ikut altar call dan mataku masih lelah. Ini berarti tekanan di kepalaku bisa jadi disebabkan oleh kemampuanku untuk merasakan tekanan emosi mereka.

INFJ dikenal sebagai emotional sponge karena mereka tidak hanya mengamati, tetapi juga menyerap emosi orang lain ke dalam diri mereka sendiri. INFJ sering kesulitan membedakan antara emosi diri sendiri dan emosi orang lain. INFJ bisa merasakan emosi orang lain sebagai emosinya sendiri. Alhasil, INFJ bisa sangat lelah jika terlalu banyak menyerap emosi negatif. Nah, kelelahan emosi ini bisa menguras energi pula. Jadi, mengisolasi diri seringkali sangat membantu para INFJ untuk menjernihkan emosi mereka… xixixi…

Ketika mendengar berita negatif selama satu menit, INFJ bisa membutuhkan waktu sehari untuk melepaskan emosi tersebut. Jadi, mereka harus sering-sering mengisolasi diri karena banyak orang, termasuk orang Kristen, suka sekali menceritakan karya iblis. Namun, seberapa banyak orang Kristen yang terbeban untuk mendoakan mereka yang menjadi korban iblis? Tidak banyak.

Banyak orang tak ingin ketinggalan berita negatif. Lalu mereka menyebarkan berita tersebut dengan alasan untuk mencegah orang lain mengalami hal seperti itu. Ah, kalau sudah sangat lelah, kuhanya bisa menjawab, “Berhentilah menyebarkan cerita tentang karya iblis! Lebih baik berdoa saja agar terhindar dari segala yang jahat.

Jika sudah sangat lelah, aku pun mengabaikan telepon teman yang suka curhat hingga berjam-jam lamanya. Lebih tepatnya dia menelepon untuk berkeluh kesah tentang berbagai hal yang terjadi di sekelilingnya. Sekalipun kukatakan bahwa masalahnya bukan mereka, tetapi dirinya sendiri, dia tetap berusaha meyakinkanku bahwa dialah korbannya. Ah, capek toh. Hal semacam ini membutuhkan energi ekstra.

Maka, dengan terus terang kukirim pesan, “Aku lelah dan perlu banyak istirahat. Silahkan chat saja jika perlu.” Selanjutnya, terserah dia percaya atau tidak karena aku masih manusia biasa yang tetap perlu istirahat sekalipun punya Roh Kudus yang luar biasa.

KUMILIK-MU
Intro: Dalam kesesakanku kau beri kedamaian-Mu. Dalam keraguan kutemukan wajah-Mu. Karena pengorbanan-Mu Kau jadikanku baru. Sungguh kuterkagum amanku di dalam-Mu Yesus.
Chorus: Kau membuatku sesuai rencana-Mu. Kau memegang setiap musim hidupku. Kuserahkan semua kekhawatiranku, ′ku milik-Mu.
Bridge: Karena pengorban-Mu Kau jadikanku baru. Sungguh 'ku terkagum amanku di dalam-Mu Yesus
Semua kekuranganku Kau pun tahu. Tetap kau pandang indah dalam-Mu. Kuangkat tanganku dan berseru, kumilik-Mu.
Verse: I am Yours now forever in your grace I surrender. You are mine now forever. I′m alive in Your wonder. I am Yours now forever in your grace I surrender. You are mine now forever. I'm alive in Your wonder. I am Yours now forever in your grace I surrender. You are mine now forever. I'm alive in Your wonder.

Manusia Biasa

Api yang Turun - Ps. Sam Hartanto

Catatan Ibadah ke-1 Minggu 24 Mei 2026

Kisah Para Rasul 2:2-3 (TB) Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk; dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing.

Pada hari Pentakosta hanya ada 120 orang yang hadir di loteng atas untuk menantikan pencurahan Roh Kudus. Padahal, Tuhan menjanjikannya kepada 500 orang. Jadi, tidak sampai setengah yang tetap taat menunggu janji-Nya. Pada hari itu orang Yahudi juga berkumpul untuk merayakan hari raya mereka. Namun, lidah-lidah api itu hanya bisa dilihat oleh 120 orang yang memang menantikan kehadiran Roh Kudus.

Baptisan air dilakukan oleh hamba Tuhan, tetapi baptisan Roh Kudus dilakukan oleh Tuhan sendiri. Di Nepal ada sekitar 2000 orang yang belum pernah mendengar tentang Injil, tetapi tiba-tiba mereka mengalami baptisan Roh Kudus sehingga bisa berbahasa roh secara bersama-sama.

Kisah Para Rasul 2:4 (TB) Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya.

Karena kuasa Roh Kudus, Petrus berkhotbah di depan 3000 orang dan semuanya bertobat. Padahal, sebelumnya Petrus takut dan menyangkal Yesus. Karena kuasa Roh Kudus, mereka juga bisa berkata-kata dalam bahasa lain tanpa diterjemahkan oleh AI.

Sebelum pencurahan Roh Kudus, kuasa Tuhan diberikan kepada orang-orang tertentu, seperti Musa dan Elia. Orang lain tidak bisa melihatnya. Namun, pencurahan Roh Kudus diberikan kepada komunitas. Jadi, dari Kisah Para Rasul 2, penulis Lukas tidak lagi menggunakan kata saya, tetapi mereka.

Mereka adalah kita. Pencurahan Roh Kudus yang dialami oleh jemaat mula-mula juga diberikan kepada kita. Jika kita tetap berada dalam komunitas, api Roh Kudus akan tetap menyala. Yudas mati bunuh diri karena mengisolasi diri. Sementara itu, Petrus tidak sampai bunuh diri karena setelah menyangkal Yesus, dia masih kembali ke komunitas. Ini sebabnya Petrus bisa dipulihkan.

Lukas 11:11-13 (TB) Bapa manakah di antara kamu, jika anaknya minta ikan dari padanya, akan memberikan ular kepada anaknya itu ganti ikan? Atau, jika ia minta telur, akan memberikan kepadanya kalajengking? Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya."

Jika kita tidak yakin dengan roh yang kita terima, ingatlah ayat tersebut. Seorang ayah tidak mungkin memberikan kalajengking kepada anaknya yang minta telor. Jadi, jika kita meminta Roh Kudus, tentu Bapa di surga tidak akan memberikan roh-roh lain kepada kita, tetapi Dia pasti memberikan Roh Kudus kepada kita.

Roh Kudus bukan hanya pengacara dan penolong kita. Roh Kudus juga bersedia menanggung dosa kita dan mati untuk menggantikan kita. Tanpa Roh Kudus, kita sulit melakukan kehendak Tuhan. Maka dari itu, kita harus meminta Roh Kudus. Ada seorang ayah yang berubah menjadi baik karena jamahan Roh Kudus. Semula anaknya takut bertemu dia. Namun, setelah melihat perubahannya, anak itu berani mendekati ayahnya, memegang wajah ayahnya, dan bertanya, “Dimana orang jahat itu?” Ayahnya hanya menangis.

Pak Sam mengadakan marriage counseling kepada beberapa pasangan. Dia mengajar mereka cara makan malam karena banyak pasangan yang sudah lebih dari 10 tahun menikah lupa etika makan. Meskipun makan di restoran, masing-masing sibuk dengan ponselnya. Jadi, mereka harus diajari ulang cara berkencan.

Di antara mereka ada yang sudah berniat untuk bercerai. Masing-masing sudah menandatangani surat cerai dari pengacara mereka yang disimpan di dalam tasnya. Mereka berpikir untuk menjadikan marriage counseling sebagai upaya terakhir sebelum bercerai supaya mereka bisa berkata, "Segala cara telah kami tempuh untuk menyelamatkan pernikahan kami." Namun, pada akhir acara mereka justru merobek surat cerai tersebut.

Ketika ada masalah, seharusnya kita berdoa. Beberapa waktu lalu pak Sam tak tahu harus berbuat apa ketika mendengar sekelompok pendeta Pakistan ditahan. Para pengacara mereka pun telah menyerah. Maka, pak Sam menggerakkan sekelompok orang untuk berdoa bersama.

Lalu beberapa hari kemudian salah satu pendeta yang ditahan menelepon dia. Katanya, "Ketika lututku akan dibor, tiba-tiba ada yang menelepon orang itu. Lalu dengan ketakutan, orang itu segera mengusir kami semua keluar dari penjara." Ini semua terjadi karena doa. Jadi, senantiasa berdoalah! Karena Roh Kudus, sekalipun kita manusia biasa, kita bisa memiliki “mesin” yang luar biasa di dalam diri kita.

ANGGUR BARU
Roh Kudus tercurah di tempat ini. Urapan-Nya yang ajaib memulihkan umat-Nya. Roh Kudus tercurah bagi g'reja-Nya, Membangkitkan umat pilihan-Nya.
Pre-Chorus: Hari inilah harinya Tuhan, Saat pembebasan tiba. Belenggu dosa t'lah dipatahkan, Mari bersorak bagi Dia.
Chorus: Anggur baru tercurah penuhi Umat-Nya dengan sukacita. Minyak baru tercurah urapi Umat-Nya nyata kuasa-Nya.

Mereka adalah Kita

Thursday, May 14, 2026

Kumenang Kumenang

Berbicara dengan Dinding
Catatan Ibadah Kenaikan Yesus, Kamis 14 Mei 2026

Oh Tuhan, aku sedang kesal. Aku ingin marah. Mengapa Kau pertemukanku dengan orang-orang seperti mereka? Aku tidak sanggup berurusan dengan mereka. Kumenang kumenang bersama Yesus Tuhan.

Ya Tuhan, aku sedang kesal. Kenapa diberi lagu seperti ini? Kumenang kumenang di dalam peperangan.

Ah, aku masih kesal. Kumenang kumenang atas segala setan. Iya, iya.. kumenang atas emosiku, tetapi nanti. Sekarang aku masih bete.

Aah... Kumenang kumenang bersama Yesus Tuhan. Kumenang kumenang di dalam peperangan. Kumenang kumenang atas segala setan. Haleluya haleluya kumenang.

Eh, di gereja lagunya sama pula. Kulihat sekelompok lansia membawa angklung. Seketika aku kembali ke masa TK. Di masa itulah aku bermain angklung bersama teman sekelas. Dulu aku hanya menggoyang angklung tanpa pernah memahami bahwa angklung bisa menciptakan musik yang indah.

Nah, tadi aku memperhatikan gerakan dirigen angklung. Hebat juga dia bisa hafal setiap isyarat tangan itu. Saat itulah aku menyadari bahwa permainan angklung bisa menjadi musik yang indah karena setiap pemain mengikuti isyarat tangan si dirigen.

Sekalipun goyangan angklungnya sama, tetapi nadanya bisa berbeda tergantung dari jenis angklung yang dipegang oleh setiap orang. Selain itu, ada dirigen yang mengatur waktu goyangan mereka. Jika diikuti, tentu saja akan tercipta musik yang indah.

Begitu pula dalam kehidupan ini. Kita seperti angklung yang diciptakan dengan nada atau karakter berbeda. Namun, kita disatukan dan diatur oleh Sang Dirigen Kehidupan. Jika kita semua mengikuti arahan Sang Dirigen, kita akan menjadi bagian dari musik kehidupan yang indah.

Dulu seorang anak berumur 4 tahun harus tinggal di asrama, jauh dari orang tua, dan tinggal di tempat asing bersama orang-orang asing dengan beragam karakternya. Bagi anak sekecil itu, rasanya tidak ada tempat untuk berlindung dari orang asing, terutama yang jahat.

Selain menjaga diri sendiri, dia harus menjaga adik perempuannya serta adik-adik asing yang baru dikenalnya, terutama dari kakak asrama yang jahat. Lalu tiga tahun kemudian dia pun harus menjaga adik laki-lakinya pula, termasuk dari teman adiknya yang suka usil.

Ayub 6:11-12 (TB) Apakah kekuatanku, sehingga aku sanggup bertahan, dan apakah masa depanku, sehingga aku harus bersabar? Apakah kekuatanku seperti kekuatan batu? Apakah tubuhku dari tembaga?

Bagaimana dia sanggup melakukannya? Pada mulanya dia dan adiknya menangis ketika menyadari bahwa mereka telah ditinggalkan di sana oleh orang tua mereka. Lalu suster memberi mereka permen dan seketika itu juga mereka tersenyum.

Bagi anak kecil, bahagia tuh sesederhana itu. Kuncinya: tidak berfokus kepada masalah, tetapi fokus kepada hal-hal yang menyenangkan. Masa kalah dari anak kecil? Hehehe... Pantas saja ketika aku kesal, Tuhan memberiku lagu kemenangan padahal emosi kesal dan menang tuh saling bertolak belakang. Coba aja nyanyikan lagu Kumenang pada saat lagi bete... hehehe... rasakan dan nikmati... xixixi...

Coba lihat bagian akhir video khotbah ini, lagu Kumenang dinyanyikan dengan iringan angklung. Ah, anak TK itu sudah tidak pernah bermain angklung lagi setelah lulus TK, tetapi hari ini dia menonton permainan angklung sambil tersenyum karena tak mungkin ini kebetulan. Pastilah ini bagian dari pengaturan ilahi Sang Dirigen Kehidupan. Siapa bilang angklung hanya permainan lansia? Anak TK pun bisa memainkannya karena mereka hanya perlu menggoyangnya sesuai isyarat dirigen.

KUMENANG
Kumenang kumenang bersama Yesus Tuhan. Kumenang kumenang di dalam peperangan. Kumenang kumenang atas segala setan. Haleluya haleluya kumenang.
Chorus: Haleluya Dia bangkit. Haleluya Dia Hidup. Haleluya Dia naik. Rohul Kudus Turun.

Berbicara dengan Dinding

Menutup Celah Kekecewaan
Catatan Ibadah Kenaikan Yesus, Kamis 14 Mei 2026

1 Samuel 3:10 (TB) "Berbicaralah, sebab hamba-Mu ini mendengar."

Minggu lalu di atas roti perjamuan kudusku tertulis hal itu. Seketika aku teringat dengan video lucu yang kubagikan kepada seseorang. Aku berbagi dengannya karena isi video tersebut membuatku teringat pada perkataan papanya. Nah, kemudian suara hatiku seolah berkata, "Dia bertanya-tanya kenapa aku berbagi video itu dengannya? Jelaskan kepadanya!"

Jadi, selesai ibadah, aku pun memberinya penjelasan sekalipun dia selalu membaca pesanku dalam diam hingga aku seperti berbicara dengan dinding WA. Ketika pak Lukas bertanya dan tidak dijawab oleh jemaat, dia berkata, “Saya seperti berbicara dengan dinding.”

Hahaha... tak masalah bagiku selama dindingnya masih bisa membaca tulisan yang kubagikan kepadanya. Dengan iman kutahu dia pasti membaca pesanku hingga tuntas karena kebahagiaan tuh topik paling dicari oleh manusia. Nah, justru aku yang tidak bisa membacanya secara langsung karena tulisan aslinya sudah diterjemahkan oleh chatgpt.

Arti kata láogōng dan qīzǐ. >> 這個影片是真的嗎?

因為看到這個影片,我想起你爸爸之前在面試一位單身求職者時說過的一段話。當時他對對方說:「不要急著結婚,因為結婚是 happy,但離婚更 happyRxxx Rully 也很 happy,因為他們還沒結婚。」

他是不是也把同樣的觀念教給你,所以你才走上和他相同的婚姻道路?

其實,的確不應該急著結婚。但是,離婚從來不是真正的幸福,因為很多人在臨終時仍會對此感到後悔。

很多人一開始就用錯誤的觀念進入婚姻。他們以為婚姻是為了「得到」更多。

但其實,婚姻應該是建立在彼此願意「付出、付出、再付出」的心態上,夫妻雙方都需要願意放下自己的 ego,不彼此要求。因此,兩個都很自私或吝嗇的人,其實不適合進入婚姻。

歌羅西書 3:18-19CKJVGS「你們作妻子的,當順服自己的丈夫,這在主裡面是相宜的。你們作丈夫的,要愛你們的妻子,不可苦待她們。」

很多時候,丈夫等著妻子先順服;而妻子則等著丈夫先愛自己。很多問題也因此被壓抑,從未一起面對與解決。雙方都維護自己的 ego,認為對方應該自己明白。因為彼此長時間被動等待,最後時間炸彈終於爆炸,婚姻也因此結束。另一方面,有些人則是帶著恐懼進入婚姻。

有些人說自己是因為:

* 害怕孤單,因為朋友都結婚了

* 害怕老了沒人照顧

* 害怕被說沒人要

* 害怕讓別人失望

所以才勉強結婚。

但最後,他們害怕的事情反而真的發生了:

* 即使結婚了,老了還是沒有孩子願意照顧

* 即使結婚了,反而比單身更孤單

* 即使結婚了,反而讓更多人失望

最後,離婚反而成為一種解脫。而在那之前,有些人甚至選擇外遇。其實,真正的幸福並不是由身份、地位、金錢或外在條件決定的。真正的幸福,必須先建立在自己的內心裡。

我不是因為單身才快樂。而是因為無論在任何情況下,我都願意找到感恩的理由。如果我們不總是拿自己的人生和別人比較,就一定能在自己人生的酸甜苦辣中找到幸福。

如果我們總是不滿足於自己的人生,其實代表我們懷疑神的愛,甚至覺得神偏心。但神從來不會錯誤地賜下祂的祝福。神知道每個人的優點與弱點。

如果某個祝福會讓我們遠離祂,祂自然不會把那個祝福給我們。一位智慧的父親,不可能讓嬰兒學開車。而神比所有人都更有智慧,因此祂絕不會錯誤地賜下祝福。

如果神很想把某樣東西賜給我們,但祂看見我們還沒準備好,祂一定會先管教與塑造我們。但很多時候,我們太想追求速成,不願接受祂的帶領,最後選擇走自己的路。

以賽亞書 48:18CKJVGS「甚願你素來聽從我的命令啊!如此你的平安就如河水;你的公義就如海浪。」

如果我們已經走錯了路,最好趕快回轉向神。祂一定願意赦免我們,並重新修復我們的幸福,就像日本的金繼藝術一樣。即便如此,預防仍然勝於治療。不要讓下一代重複我們的錯誤。讓他們知道我們曾犯過的錯,也從中學習。結論:

* 幸福不是從別人身上尋找或得到的。

* 幸福源自於對創造主的滿足。

* 幸福需要每天慢慢建立。

它就像種花一樣。

如果想看到花朵盛開,就必須每天耐心地施肥與澆水。

Nah, setelah memberinya pesan dan gambar tersebut, aku hanya bisa tertawa karena rasanya konyol. Pantaskah seorang yang belum menikah menasehati orang yang pernah menikah? Tidak masuk akal. Dia bisa menganggapku sok tahu.

Untunglah posisi gambar jenis kelamin buatan AI tidak sesuai realita. Untunglah kami juga berbeda bahasa. Jika tidak, dia bisa salah paham karena mengira aku mau mengajaknya praktek bersama. Padahal, fokus utamaku hanyalah berbagi cara bahagia dan tidak ada maksud lain.

Ada kutipan terkenal yang berbunyi, "Bagikan kesedihanmu, maka kesedihanmu akan berkurang. Bagikan kebahagiaanmu, maka kebahagiaanmu akan bertambah." Namun, pepatah ini kurang lengkap karena seharusnya ditambah "Bagikan ... kepada orang yang tepat ..."

Jika kita berbagi kesedihan dengan tukang gosip, kesedihan tak mungkin berkurang dan justru bisa bertambah. Jika kita berbagi kebahagiaan dengan dementor (penyedot kebahagiaan), bisa jadi kebahagiaan kita malah habis disedot olehnya. Jadi, pastikan berbagi dengan orang yang tepat.

Kumenang Kumenang

* Semua Catatan Ibadah di blog ini tidak diperiksa oleh Pengkhotbah terkait.