Catatan Ibadah ke-1 Minggu, 28 Juni 2026
Jika kita berlibur di luar kota,
luar pulau, atau luar negeri, tentu kita ingin menikmati pemandangannya. Namun,
manusia hidup pasti perlu makan. Biasanya kita akan wisata kuliner dengan
mencoba makanan yang khas dan unik dari daerah tersebut.
Sekalipun harus antri dan jalan
menuju ke sana juga sempit, kita akan mendatanginya. Jika ada restoran yang
menyajikan menu dengan resep turun temurun, kita pasti ingin mencobanya pula.
Ini seperti menemukan hidden gem (permata tersembunyi).
Nah, di dalam keluarga juga ada
permata tersembunyi. Resep rahasia untuk menikmati citarasa keluarga ini sudah
ada sejak ratusan tahun lalu. Kita bisa temukan di dalam keluarga Rekhab.
Yeremia 35:1-2 (TB) Firman
yang datang dari TUHAN kepada Yeremia di zaman Yoyakim bin Yosia, raja Yehuda,
bunyinya: "Pergilah kepada kaum orang Rekhab, bicaralah dengan mereka dan
bawalah mereka ke rumah TUHAN, ke dalam salah satu kamar, kemudian berilah
mereka minum anggur!"
Yehuda sering mengecewakan Tuhan
sehingga mereka diminta belajar kepada keluarga Rekhab. Keluarga ini masih
merupakan orang Israel. Selama hidupnya mereka selalu menghormati dan mengikuti
perintah leluhurnya. Nah, Tuhan ingin menunjukkan hal ini kepada Yehuda.
Hidden Gem 1: Menghormati dan Mengikuti Perintah Tuhan.
Yeremia 35:5 (TB) Di
depan anggota-anggota kaum orang Rekhab itu aku meletakkan piala-piala penuh
anggur dan cawan-cawan, lalu aku berkata kepada mereka: "Silakan minum
anggur!"
Tuhan meminta Yeremia untuk
mengundang keluarga Rekhab ke dalam bait Allah. Di sana mereka dibawa ke dalam
suatu ruangan khusus. Lalu mereka diminta untuk meminum anggur yang sudah
dihidangkan. Namun, keluarga Rekhab tidak mau meminum anggur tersebut. Mereka
pun menyebutkan pancasila keluarga mereka yang telah ditetapkan dan diwariskan
oleh Yonadab bin Rekhab.
Di dalam Yeremia 35:6-7 (TB)
kita akan menemukan pancasila keluarga Rekhab, sebagai berikut:
1. Janganlah kamu atau anak-anakmu pun minum anggur sampai
selama-lamanya;
2. Janganlah kamu mendirikan rumah,
3. Janganlah kamu menabur benih;
4. Janganlah kamu membuat atau mempunyai kebun anggur,
5. Haruslah kamu diam di kemah-kemah selama hidupmu,
supaya lama kamu hidup di tanah, di mana kamu tinggal sebagai orang asing!
Mungkin ada aturan yang sudah
berjalan, tetapi tidak tertulis. Kita bisa menyepakatinya dengan anggota
keluarga. Jika ada ketidaksepakatan, kita bisa berdoa bersama hingga akhirnya
beroleh kesepakatan. Contoh prinsip yang bisa kita terapkan, yaitu:
* Sekalipun ada konflik, tidak boleh kabur dari rumah. Sesama pasangan tidak
boleh mengucapkan cerai karena Tuhan tidak berkenan dengan perceraian.
* Jika ke luar rumah, harus berpamitan sehingga tidak dicari-cari.
* Sesama anggota keluarga harus saling terbuka sehingga bisa saling memahami.
* Saat makan bersama, letakkan gadget. Biasakan berbincang secara langsung.
* Jika orang tua sudah mulai pikun atau tidak kuat berjalan, janganlah kita
memarahinya atau berhenti mengajaknya pergi. Serumah atau tidak serumah, kita
harus tetap memperhatikan orang tua.
Hidden Gem 2: Melayani Tuhan Seumur Hidup.
Yeremia 35:18-19
(TB) Tetapi berkatalah Yeremia kepada kaum orang Rekhab: "Beginilah
firman TUHAN semesta alam, Allah Israel: Oleh karena kamu telah mendengarkan
perintah Yonadab, bapa leluhurmu, telah berpegang pada segala perintahnya dan
telah melakukan tepat seperti yang diperintahkannya kepadamu, maka beginilah
firman TUHAN semesta alam, Allah Israel: Keturunan Yonadab bin Rekhab takkan
terputus melayani Aku sepanjang masa."
Keluarga Rekhab melayani Tuhan
dengan cara:
* Bersaksi melalui gaya hidup mereka yang sederhana.
* Menggunakan talenta mereka untuk melayani Tuhan.
Nehemia 3:14 (TB) Pintu
gerbang Sampah diperbaiki oleh Malkia bin Rekhab, penguasa wilayah Bet-Kerem.
Ia membangunnya kembali dan memasang pintu-pintunya dengan
pengancing-pengancing dan palang-palangnya.
Di dalam bait Allah ada area yang
kurang bagus jika dilihat sesuai namanya. Namun, orang Rekhab mau memperbaiki
gerbang sampah sekalipun hal ini bukanlah pelayanan yang spektakuler dan juga
kurang terlihat.
Jika ingin seperti keluarga
Rekhab, kita bisa menghindari flexing (suka pamer kekayaan), terutama
jika masih berhutang. Jangan biasakan diri berhutang atau pinjol karena ini
memalukan. Jika tidak punya uang, kerjakan apa saja walaupun hasilnya hanya
sedikit.
Kita pun harus berterima kasih
kepada para usher yang mau melayani orang lain padahal dalam
kesehariannya ada yang menjadi CEO dan biasa dilayani. Ada pula yang melayani
dengan menyediakan kursi roda. Pelayanan ini pun bisa memuliakan Tuhan
sekalipun bukan di atas mimbar.
BERKAT bagi KELUARGAKU
Kiranya Tuhan berkenan memberkati rumah
k'luargaku. Apa yang t'lah Tuhan berkati, diberkatilah untuk selamanya.
Reff: Sebab Tuhan melindungi, Tuhan menyinari dengan wajah-Nya, Memb'ri
kasih karunia, damai sejahtera. Tuhan Yesus, berkati.
Bridge: Tuhan baik untuk selamanya. Berkat-Nya melimpah seumur hidupku.
(2x)







0 komentar:
Post a Comment