Sunday, May 3, 2026

Rooted in The Word ~ Ps. Alvi Radjagukguk

 Catatan Ibadah ke-1 Minggu 3 Mei 2026

Banyak orang Kristen tidak tahu atau tidak suka atau malas membaca Alkitab. Padahal, Alkitab merupakan buku panduan atau petunjuk hidup. Jika ada orang yang bertanya kepada pak Alvi, "Apa yang Tuhan katakan tentang saya?" Dia akan menjawab, "Bacalah Alkitabmu."

Alkitab berguna untuk mengarahkan, mengajar, dan memerintah kita dalam melakukan kehendak Tuhan. Jika tidak pernah membaca Alkitab, kita tidak akan memahami kehendak Tuhan atas kita. Seharusnya kita lebih menyukai firman Tuhan melebihi orang yang berkhotbah.

Mazmur 119:1-3 (TB) Berbahagialah orang-orang yang hidupnya tidak bercela, yang hidup menurut Taurat TUHAN. Berbahagialah orang-orang yang memegang peringatan-peringatan-Nya, yang mencari Dia dengan segenap hati, yang juga tidak melakukan kejahatan, tetapi yang hidup menurut jalan-jalan yang ditunjukkan-Nya.

Mazmur 119 merupakan pasal terpanjang di Alkitab. Di dalam setiap mazmurnya, semua dikaitkan dengan Tuhan. Di dalam Mazmur 119 Tuhan mengatakan orang yang berbahagia adalah orang yang hidup taat menurut perintah dan jalan-jalan yang ditunjukkan-Nya.

Namun, tidak pernah ada kata mengerti di dalamnya. Seringkali kita ingin mengerti dulu sebelum taat. Namun, justru kita harus taat dulu. Setelah taat melangkah atau melakukan, nantinya kita akan mengerti. Manusia terdiri dari roh, jiwa, dan tubuh. Jika kita memberi nutrisi kepada tubuh, tubuh kita akan sehat. Apa yang kita beri makan, itulah yang sehat. Jika kita tidak pernah memberi nutrisi kepada jiwa, pikiran, dan kehendak kita dengan firman Tuhan, jiwa kita bisa lemah.

Jika hanya memberi makan tubuh, kita tidak bisa melawan keinginan daging dan akan melakukan segala cara untuk memuaskan kedagingan kita. Agar bisa hidup sesuai tuntunan Roh Kudus, kita harus konsisten dalam membaca Alkitab. Jika konsisten melakukan hal yang kita sukai, kita akan berhasil. Konsisten berarti kita tetap belajar sekalipun tidak ingin belajar. Konsisten berarti kita terus melakukannya setiap hari, bukan hanya pada saat ada masalah.

Galatia 5:16-17 (TB) Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging. Sebab keinginan daging berlawanan dengan keinginan Roh dan keinginan Roh berlawanan dengan keinginan daging — karena keduanya bertentangan — sehingga kamu setiap kali tidak melakukan apa yang kamu kehendaki.

Banyak orang ingin segala usahanya berhasil. Namun, kata berhasil diletakkan paling akhir. Sebelum berhasil, ada hal utama yang harus dilakukan, yaitu merenungkan firman Tuhan siang dan malam serta tidak bersama-sama dengan orang berdosa. HP ada buku panduannya dan kita membacanya. Nah, kita pun harus membaca Alkitab sebagai buku panduan dalam kehidupan ini. #BacaAlkitab

Apa yang kalian renungkan akhir-akhir ini? Ada yang berpikir sudah bersaat teduh ketika sudah membaca beberapa ayat Alkitab di Tiktok. Ada pula yang berpikir sudah beribadah setelah melihat cuplikan khotbah. Ini tidak benar. Jika ingin bahagia, kita harus membaca dan merenungkan firman Tuhan sendiri.

Mazmur 1:1-3 (TB) Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam. Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.

Cara Berakar dalam Firman, yaitu:
1. Baca dan Renungkan Firman Tuhan secara konsisten. #BacaAlkitab
2. Jadikan firman sebagai pelita atau cahaya yang menuntun ke jalan kehidupan.

Mazmur 119:105 (TB) Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.

3. Perhatikan lingkaran orang terdekatmu. Jika senantiasa bersama dengan orang yang mudah panik, kita bisa kehilangan iman dan mudah panik pula. Firman Tuhan harus diajarkan berulang-ulang dan dimanapun kita berada.

Ulangan 6:6-7 (TB) Apa yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini haruslah engkau perhatikan, haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anakmu dan membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun.

AKU MENGASIHI ENGKAU YESUS
Aku mengasihi Engkau Yesus dengan segenap hatiku. Aku mengasihi Engkau Yesus dengan segenap jiwaku. Kurenungkan Firman-Mu siang dan malam. Kupegang p'rintah-Mu dan kulakukan. Engkau tahu ya Tuhan tujuan hidupku, hanyalah untuk menyenangkan hati-Mu.

Renungan Akhir-akhir Ini

0 komentar:

Post a Comment

* Semua Catatan Ibadah di blog ini tidak diperiksa oleh Pengkhotbah terkait.