Sunday, February 15, 2026

Sudah Tidak Cocok dari Awal

Hidupku Karya Roh Kudus
Catatan Ibadah ke-1 Minggu 15 Feb 202

Kenapa ya ada orang yang 85% karakternya sangat mirip dengan karakter shio-nya? Padahal, manusia itu memiliki kombinasi yang unik dalam pembentukan karakter. Ada faktor pendidikan, kerohanian, keluarga, pergaulan, budaya, dan sebagainya. Kok bisa Mr. Puzzle justru sangat mirip dengan karakter shio-nya?

Semula kukira dia mengalami gangguan kepribadian karena memiliki kecenderungan hati untuk membela orang-orang jahat. Namun, ternyata dia tuh normal dari sudut pandang shio-nya. Dia terlalu keras kepala, seperti Siluman Kerbau dalam film Kera Sakti.

Jadi, sekalipun salah, dia tidak akan langsung percaya bahwa dirinya salah. Dia akan mengemukakan alasan panjang lebar untuk membenarkan kesalahannya. Bahkan, fakta tidak relevan pun akan dikemukakan olehnya untuk membenarkan kesalahannya.

Apa Putri Kipas cocok dengannya? Menurutku sih tidak karena mereka sering ribut. Lalu iseng-iseng aku bertanya kepada chatgpt, "Apa shio Kerbau bisa menjadi rekan kerja yang cocok dengan shio Anjing?" Jawabannya pun tidak masuk akal, "85% cocok karena shio kerbau menggunakan logika dan shio anjing menggunakan intuisi sehingga bisa saling melengkapi."

A: "Ah, kali ini prediksimu salah. Justru shio Kerbau dan shio Anjing sangat tidak cocok karena perbedaan nilai."

C: "Iya, memang karakter menurut shio adalah gambaran umum, tetapi manusia memiliki banyak faktor lain, seperti elemen dan kedewasaan."

A: "Lalu siapa yang paling keras kepala?

C: "Kedua shio itu sama-sama keras kepala dalam hal yang berbeda. Shio kerbau cenderung keras kepala dalam hal mempertahankan strategi. Namun, shio anjing cenderung keras kepala dalam hal mempertahankan nilai. Biasanya pejuang nilai lebih keras kepala daripada pejuang strategi."

Berulang kali kunyatakan ketidakcocokkan nilai di antara kami dan memintanya untuk segera mengakhiri kerjasama. Namun, Mr. Puzzle tetap mengatakan bahwa kami punya kesamaan nilai dengan tiga kata favoritnya, "kamu salah paham". Akhirnya jembatan salah paham membuat kami tetap bekerja sama selama tiga tahun sekalipun tidak cocok. Namun, benarkah semua itu hanya salah paham? Karena perbedaan bahasa ibu, hal ini sulit dipastikan.

Meskipun demikian, intuisiku tidak percaya dengan jembatan itu. Maka, kuputuskan agar semua perkataan dia dan kroni-kroninya selalu ditulis dengan tiga alasan:
* Perkataan lisan mudah dilupakan,
* Perkataan lisan bisa berubah secepat kilat,
* Perkataan lisan tidak bisa dibuktikan.
Jika nantinya ada perbedaan antara perkataan lisan dan tulisan, aku akan memercayai tulisan.

Nah, dengan adanya tulisan, aku bisa meminta banyak pihak menafsirkannya. Ada chatgpt, gemini (ini bukan tentang zodiak-nya, tetapi AI penerjemah di WA), deepL, Google, teman-teman atau papa yang lancar dalam bahasanya. Hehehe... mau sampai kapan dia membohongiku dengan jembatan salah paham? Bukankah sudah jelas jika tidak ada kecocokan nilai di antara kami? Mengapa harus dicocok-cocokkan sih? Ini susah 'tuk dimengerti.

HATIKU PERCAYA
Saat ku tak melihat jalan-Mu, saat ku tak mengerti rencana-Mu. Namun tetap kupegang janji-Mu, pengharapanku hanya pada-Mu. Hatiku percaya, hatiku percaya, hatiku percaya, s'lalu kupercaya.
Lord I will trust in You, Lord I will trust in You, Lord I will trust in You, my heart will trust in You.

0 komentar:

Post a Comment

* Semua Catatan Ibadah di blog ini tidak diperiksa oleh Pengkhotbah terkait.