Catatan Ibadah ke-1 Minggu 11 Jan 2026
Tahun ini kita
akan ditansformasi oleh Roh Kudus. Jadi, setiap hari akan ada pencurahan Roh
Kudus atau Pentakosta bagi Gereja-Nya. Transformasi berarti ada perubahan
dari dalam ke luar. Kita bisa berubah dengan kekuatan kita sendiri. Namun,
perubahan ini cenderung hanya dari luar. Tiap tahun ada orang datang ke gym,
tetapi tidak sampai pertengahan tahun, mereka tidak kembali lagi. Tanpa Roh
Kudus perubahan yang ingin kita lakukan akan seperti itu.
2 Korintus 3:17-18 (TB) Sebab Tuhan adalah Roh; dan di mana ada
Roh Allah, di situ ada kemerdekaan. Dan kita semua mencerminkan
kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung. Dan karena kemuliaan
itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa
dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar.
Tahun ini kita
akan dimerdekakan dari hal-hal buruk yang selama ini susah kita lepaskan.
Namun, mungkin saja ada yang enggan merdeka karena di Mesir ada makanan enak.
Ada kebab, syawarma, nasi kebuli, kari, dan semacamnya. Mungkin ada yang enggan
merdeka karena dunia ini sudah enak. Ada yang sudah kaya, tetapi tetap merasa
kekurangan.
Nah, Tuhan ingin kita berubah menjadi lebih baik. Tuhan ingin kita bertransformasi hingga makin maju dan makin serupa dengan-Nya karena Dia ingin makin memuliakan kita. Tuhan ingin kemuliaan-Nya terpancar melalui kehidupan kita. Setelah Musa bertemu Tuhan, wajah-Nya memancarkan kemuliaan Tuhan hingga wajah aslinya tak terlihat. Namun, lama kelamaan kemuliaan ini hilang karena bagaimanapun juga Musa tetaplah orang berdosa, sama seperti kita.
Sebaik apapun
kita, kita masih bisa berbuat salah. Maka, untuk memancarkan kemuliaan Tuhan,
kita harus bersedia dipimpin oleh Roh Kudus setiap hari. Tuhan pun siap
memberikan kita hati yang baru agar kita senantiasa taat kepada-Nya.
Yehezkiel 36:26 (TB) Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh
yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras
dan Kuberikan kepadamu hati yang taat.
Beberapa hari
yang lalu pak Caleb ingin marah karena mercy-nya ditabrakkan oleh sopirnya.
Namun, Tuhan berkata, "Apa identitasmu? Kamu pemarah atau kamu adalah
anak-Ku dan hamba-Ku?" Maka, pak Caleb menurunkan amarahnya. "Aku
bukan pemarah," kata pak Caleb. Maka, walaupun rugi, dia tetap membayar
biaya perbaikan mobilnya sendiri dan juga mengganti rugi biaya mobil lain yang
ditabrak oleh sopirnya.
Ingatlah
identitas kita di dalam Kristus agar kita senantiasa memancarkan kemuliaan-Nya.
Biarlah Roh Kudus menjamah dan mengubahkan hidup kita menjadi baru dari dalam
ke luar. Inside Out, bukan Outside In.
ROH KUDUS yang MANIS
Roh Kudus yang manis kubuka
hatiku. Roh Kudus yang lembut penuhi hidupku. Roh Kudus yang manis kunanti
hadirat-Mu. Roh Kudus yang lembut kurindu lawatan-Mu.
Jamahlah. Jamahlah. Ubah hatiku menjadi baru. Urapilah. Urapilah sekarang.
Pakai hidupku sesuai rencana-Mu.
Jamah hatiku. Jamah hidupku. Ubah hatiku jadikan baru. Ubah hidupku semakin
s'perti-Mu. Ubah hatiku. Ubah hidupku. Jamah diriku. Jadikanku baru Tuhan.
Bawaku semakin seperti-Mu. Bentuk aku seperti Memuliakan-Mu,
Menyenangkan-Mu, Mengasihi-Mu. Kau jamah hati dan jiwaku Yesus.







0 komentar:
Post a Comment