Jatuh Tidak Tergeletak
Catatan Ibadah ke-1 Minggu 9 Feb 2025
Penerjemah Mandarin Kristen (PK) berkata,
"Lebih baik jangan sampaikan hal itu. (Susah… Susah… Susah… Jangan
minta saya menerjemahkan.) Jika kita sampaikan, nanti ditanya, "Kamu
siapa kok mau kasih tahu aku? Tidak perlu ikut campur urusan pribadi."
Lebih baik bahas yang lain."
Jawab tentara Kristus, "Jawab saja
bahwa aku ini sesamamu manusia dan sesama manusia harus saling
mengingatkan."
PK: "Susah. Ada tiga orang yang susah
dinasehati, yaitu orang mabuk cinta, orang mabuk politik, dan orang
gila."
TK: "Orang gila memang tidak bisa
dinasehati, tetapi orang ini, walaupun susah, tetap harus disampaikan."
PK: "Tidak. Tidak bisa. Susah.
Susah."
Keesokan paginya...
TK: "Karena kamu tidak mau membantuku menegurnya, kemarin aku sudah menegurnya sendiri lewat pesan bahasa Inggris."
PK: "Apa yang kamu sampaikan
kepadanya?"
TK: "Kuminta dia dan papanya segera
menikahi pasangan kumpul kebonya yang single dan jika dulu
selingkuh, jangan diulangi lagi karena hal itu tidak sesuai dengan kehendak
Tuhan."
PK: "Nggak. Aku nggak ikutan."
TK: "Orang Kristen harus memberitakan
kebenaran."
PK: "Nggak. Aku nggak
ikut-ikut."
TK: "Masa lihat orang berjalan ke
pintu neraka kamu biarin? Upah dosa adalah maut."
PK: "Nggak. Nggak. Aku nggak
ikut-ikut."
TK: (Hmm... orang Kristen masa gitu?)
Karena penerjemah tidak mau melangkah
dengan iman, malam sebelumnya tentara Kristus
terpaksa melompat sendiri ke dalam pesan pribadi anak penguasa untuk mengakui dosanya
kepada sesama orang berdosa.
"Ketika pertama kali mendengar kalian
selingkuh dan kumpul kebo, aku tertawa. Namun, Roh Kudus bertanya, "Apa
kamu masih bisa tertawa jika melihat mereka berakhir di neraka?" Tentu
saja tidak."
"Maaf, aku harus mengatakan bahwa
kalian telah mengikuti budaya yang salah dan tidak sesuai dengan kehendak
Tuhan. Aku masih ingin kalian hidup. Budaya bisa diciptakan melalui peraturan dan
aku memilih untuk mengikuti aturan Kerajaan Allah karena aku merupakan salah
satu warga di sana." (Ini confident sesuai Filipi 3:20 (TB) "Karena
kewargaan kita adalah di dalam sorga".)
AMPUNI AKU TUHAN
Ampuni aku Tuhan dari sgala
dosaku. Lepaskanlah semua ini, derita yang kurasa.
Kirimkan aku Tuhan (kirimkan aku) malaikat penghibur hati agar tentram
jiwaku ini 'tuk jalani hidupku.
Jadikan aku Tuhan (jadikan aku) s'perti yang Kau mau. Bimbing setiap
langkahku (bimbing langkahku) di jalan yang benar.
Ajari aku Tuhan untuk mengasihi. Jadikanlah diriku orang yang berguna.







0 komentar:
Post a Comment