Sunday, November 24, 2024

Kemurahan Tuhan Memulihkan ~ Bpk. Paulus Bambang

Kemurahan Tuhan Menyembuhkan

** Favor Beyond Waiting **

Mengapa dari sekian banyak orang sakit yang ada di kolam Betesda, Yesus hanya mendatangi satu orang? Inilah waktu kemurahan Tuhan. Dia pasti menyembuhkan, tetapi kadang kala kita harus menunggu waktu kemurahan Tuhan. Banyak orang enggan menunggu karena maunya sak ndang, sak nyet (segera). Jika Tuhan selalu mengabulkan doa, karakter kita tidak akan berubah.

Jika sedang sakit atau ada masalah, jangan meminta Tuhan mengubah keadaanmu. Namun, tanyakan kehendak Tuhan. Jika kita tidak memahami kehendak Tuhan dalam setiap permasalahan yang kita hadapi, tentu masalah kita tidak kunjung usai. Jangan katakan kepada Tuhan tentang besarnya masalahmu, tetapi katakan kepada masalahmu bahwa kamu punya Tuhan yang besar.

Tuhan sudah memberi kita kuasa Roh Kudus. Dengan kuasa ini kita bisa berdoa sendiri dan tidak selalu titip doa. Dengan kuasa ini kita bisa menaklukkan segala permasalahan kita. Tuhan mau kita menggunakan kuasa-Nya untuk menyembuhkan dan memulihkan orang lain pula. Maka, orang-orang akan melihat kemuliaan Tuhan melalui hidup kita.

** Jaminan Kesembuhan **

Yohanes 5:8 (TB) Kata Yesus kepadanya: "Bangunlah, angkatlah tilammu dan berjalanlah."

Mujizat bukan hanya urusan Tuhan, tetapi juga ada bagian kita. Agar mujizat terjadi, kita tidak boleh malas mengerjakan bagian kita. Sekalipun susah bangun, tetap harus bangun dan mengangkat tilam. Tuhan tidak akan memberkati orang malas. Jika tidak mau mengerjakan bagian kita, mujizat tidak kunjung terjadi. Jadi, bukan Tuhan yang tidak mau melakukan mujizat, tetapi kita yang malas bertindak.

Yohanes 5:9 (TB) Dan pada saat itu juga sembuhlah orang itu lalu ia mengangkat tilamnya dan berjalan. Tetapi hari itu hari Sabat.

Yesus menyembuhkannya pada hari Sabat. Hal ini bertentangan dengan adat istiadat setempat. Namun, untuk mengalami terobosan, kita harus mau keluar dari adat atau kebiasaan atau pakem-pakem tertentu. Mungkin ada pengusaha yang berpikir bahwa dia tidak mampu bersaing dengan pengusaha lain jika dia membayar pajak dengan benar. Ini pakem yang salah. Jika tetap mempertahankan pakem ini, mujizat Tuhan tidak akan terjadi.

Yohanes 5:14 (TB) Kemudian Yesus bertemu dengan dia dalam Bait Allah lalu berkata kepadanya: "Engkau telah sembuh; jangan berbuat dosa lagi, supaya padamu jangan terjadi yang lebih buruk."

Orang yang disembuhkan oleh Yesus adalah orang yang berdosa. Ini menunjukkan kemurahan Tuhan. Dia mau memberikan kesempatan kedua kepada orang berdosa.

TIADA KAU INGAT LAGI
Tiada Kau ingat lagi dosa dan pelanggaranku saatku mengakuinya di hadapan-Mu. Tiada Kau pandang hina hatiku yang hancur remuk saatku menyesali s'mua kebodohanku.
Reff: S’bab Engkau Bapaku yang baik. Tak akan pernah Kau jemu ‘tuk mencintaiku. Belas kasih-Mu s’lamatkan hidupku. Kemurahan-Mu yang melayakkanku. Pengampunan-Mu pulihkan hatiku. Kubersyukur buat cinta kasih-Mu.

Menunggu atau Menerobos

0 komentar:

Post a Comment

* Semua Catatan Ibadah di blog ini tidak diperiksa oleh Pengkhotbah terkait.