Sunday, September 27, 2026

Saksi yang Berpengaruh - Franky Kuncoro

Catatan Ibadah ke-1 Minggu 27 Sept 2026

Siapa yang sering menjadi korban iklan makanan? Kita melihat ada makanan enak di tiktok atau media sosial lain lalu kita mendatanginya. Sekalipun jalan ke sana tidak mudah dan harus berjalan kaki selama beberapa meter, kita tetap mendatanginya. Setelah menikmati makanannya yang memang enak, kita pun langsung menceritakannya kepada orang-orang di sekitar kita. Padahal, pemilik restoran tidak meminta kita untuk melakukan hal tersebut.

Demikian pula jika kita telah merasakan kasih Yesus. Seharusnya tanpa diminta, kita pun akan menceritakannya kepada setiap orang. Sebagai saksi Kristus, kita tidak harus berada di panggung atau di depan orang banyak. Orang yang berada di panggung juga belum tentu bisa menjangkau orang yang kita kenal.

Yohanes 1:35-37 (TB) Pada keesokan harinya Yohanes berdiri di situ pula dengan dua orang muridnya. Dan ketika ia melihat Yesus lewat, ia berkata: "Lihatlah Anak domba Allah!" Kedua murid itu mendengar apa yang dikatakannya itu, lalu mereka pergi mengikut Yesus.

Kita bisa bersaksi kepada satu orang saja, seperti yang dilakukan oleh Andreas. Semula Andreas adalah murid Yohanes pembaptis lalu dia mengikut Yesus karena perkataan gurunya itu.

Yohanes 1:40 (TB) Salah seorang dari keduanya yang mendengar perkataan Yohanes lalu mengikut Yesus adalah Andreas, saudara Simon Petrus.

Kita melihat Petrus dipakai oleh Tuhan dengan luar biasa. Ketika Petrus berkhotbah, 300 orang bertobat. Namun, Petrus bisa mengenal Yesus karena cerita atau kesaksian Andreas.

Yohanes 1:41-42 (TB) Andreas mula-mula bertemu dengan Simon, saudaranya, dan ia berkata kepadanya: "Kami telah menemukan Mesias (artinya: Kristus)." Ia membawanya kepada Yesus. Yesus memandang dia dan berkata: "Engkau Simon, anak Yohanes, engkau akan dinamakan Kefas (artinya: Petrus)."

Jadi, jangan ragu untuk bersaksi sekalipun hanya kepada satu orang. Kita tidak pernah tahu rencana Tuhan terhadapnya. Satu jiwa pun berharga. Sorga bersukacita ketika satu orang bertobat. Terang sekecil apapun sangat berarti bagi dunia ini.

Agar bisa menjadi Saksi yang Berpengaruh, kita harus:

1. Dipenuhi oleh Roh Kudus.

Kisah Para Rasul 1:8 (TB) Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi."

Ketika dipenuhi oleh Roh Kudus, kita akan menjadi saksi Yesus. Bahkan, kita juga akan menerima kuasa untuk menyembuhkan orang sakit, baik sakit fisik maupun penyakit jiwa, seperti bipolar.

JADIKANKU RUMAH DOA-MU
‘ku bawa hidupku s’karang, ke tempat kudus-Mu Tuhan. Di mezbah-Mu ‘kuserahkan seluruh hidupku. Penuhi hatiku s’karang, dengan urapan yang baru Agar aku lebih lagi, mendengar suara-Mu. Jadikan aku, Tuhan, rumah doa-Mu agar semua suku bangsa, datang menyembah-Mu.

Kisah Para Rasul 4:31 (TB) Dan ketika mereka sedang berdoa, goyanglah tempat mereka berkumpul itu dan mereka semua penuh dengan Roh Kudus, lalu mereka memberitakan firman Allah dengan berani.

Selain itu, orang yang dipenuhi Roh Kudus akan memiliki keberanian untuk memberitakan firman Allah. Maka, bukalah hati kita untuk menerima Roh Kudus.

ROH KUDUS, KAU HADIR DI SINI
Roh Kudus, Kau hadir di sini. Roh Kudus, kumengasihi-Mu. Kau lembut, Kau manis. Kaulah penghiburku, penolongku diutus Bapaku. Kubuka hati untuk Roh-Mu, Tuhan. Kubuka hati menyembah-Mu, Yesus. Jamahlah kami, penuhi kami dengan kuasa Allah Maha Tinggi.

2. Menjadi Murid Kristus. Ini berarti kita harus bergabung di dalam komunitas. Kita bukan lone ranger. Silahkan bergabung di dalam CG (connect group) agar makin banyak kesaksian yang bisa kita bagikan.

3. Memberitakan Kabar Baik tanpa merasa lebih baik. Misal: Ada seseorang berkata, "Bro, aku selingkuh. Istriku mulai curiga".
* Jika kita memberitakan kabar buruk atau kabar yang menakutkan, kita akan berkata, "Segeralah bertobat. Jika tidak, kamu akan masuk neraka. Aku dengar beberapa hari lalu ada orang yang tidak bertobat lalu dia kena panu. Tak lama kemudian dia kena kusta lalu tak tertolong lagi."
* Namun, jika memberitakan kabar baik, kita akan berkata, "Bertobatlah. Sekalipun kamu berdosa, Yesus tetap mengasihimu dan sanggup memulihkan hidupmu. Aku pun pernah dipulihkan oleh-Nya."

Sebenarnya semua orang Kristen adalah pasien. Namun, bedanya: ada yang rawat jalan, ada yang rawat inap, dan ada yang berada di ICU. Jadi, belum ada yang sempurna karena semuanya masih dalam proses. Berdoa dan bersaksilah kepada mereka yang Tuhan tanamkan di dalam hatimu. Mungkin keluargamu, teman sekolahmu, rekan kerjamu, karyawanmu atau rekan bisnismu. Mereka perlu mendengar ceritamu bersama Yesus.

Ada pengusaha burger di Amerika yang meletakkan tulisan "John 3:16" di bawah kotak kemasan burgernya. Karena rasa burgernya enak, banyak yang membelinya pula. Dia pun bisa bersaksi lewat kotak burgernya.



TUHAN INI TUGAS KAMI
Berikan pada kami hati yang mengasihi Jiwa-jiwa yang belum mengenal kasih BAPA. Mereka yang dalam gelap, Mereka yang tersesat, Hati kami iba seperti hati-Mu Yesus.
Tuhan, ini tugas kami, beri keberanian bagi kami. Taruhlah Roh yang rela melayani dan menyenangkan hati Tuhan, itu yang kuingini.

Saksi yang Berproses

0 komentar:

Post a Comment

* Semua Catatan Ibadah di blog ini tidak diperiksa oleh Pengkhotbah terkait.