Sunday, August 9, 2026

Kesatuan Tubuh Kristus – Ps. Caleb Natanielliem

Dipersatukan dalam Tubuh Kristus
Catatan Ibadah ke-1 Minggu 2 Agustus 2026

Persatuan kita seharusnya tidak dilandasi perseteruan karena kesamaan minat atau teologi. Jika kita bersatu karena sama-sama memilih atau membela klub bola tertentu dan memusuhi klub lain, ini bukan persatuan yang Tuhan kehendaki. Jangan membela pendeta atau gereja tertentu dengan mengabaikan kehendak Tuhan. Siapa yang kamu Tuhankan? Persatuan yang Tuhan kehendaki haruslah menghancurkan tembok pemisah.

Efesus 2:14 (TB) Karena Dialah damai sejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua pihak dan yang telah merubuhkan tembok pemisah, yaitu perseteruan,

Untuk menyatukan kedua pihak yang berseteru, Kristus telah membatalkan hukum Taurat. Dulu hukum Taurat menjadi kebanggaan orang Yahudi jika mereka bisa mematuhinya. Namun, dengan meniadakan hukum Taurat, Kristus dapat menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam Dia.

Efesus 2:15 (TB) sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera,

Jadi, targetnya adalah kita makin serupa dengan Kristus. Dengan bantuan Roh Kudus kita dipersatukan dengan Kristus sehingga kita bisa mendekat kepada Bapa.

Efesus 2:17-18 (TB) Ia datang dan memberitakan damai sejahtera kepada kamu yang "jauh" dan damai sejahtera kepada mereka yang "dekat", karena oleh Dia kita kedua pihak dalam satu Roh beroleh jalan masuk kepada Bapa.

Karena Kristus, kita adalah warga negara Kerajaan Allah sehingga bukan orang asing lagi. Bahkan, kita telah diangkat menjadi anggota Kerajaan Allah. Darah Kristus membuat kita yang jauh menjadi dekat dengan Allah.

Efesus 2:19 (TB) Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah,

Sebagai anggota Kerajaan Allah, Tuhan mau kita:
* Mengasihi gereja dan orang-orang di dalamnya, seperti Kristus mengasihi kita. Kita tetap harus bersekutu dengan saudara seiman. Sekalipun semuanya mbencekno (menyebalkan), pada akhirnya kita akan sama-sama diproses hingga sama-sama menjadi orang yang menyenangkan.

Efesus 3:16-17 (TB) Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu, sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih.

* Hidup sebagai warga negara Kerajaan Allah dan anggota keluarga Allah.

Efesus 3:18-19 (TB) Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah.

* Aktif sebagai rekan kerja Allah, bukan hanya menjadi penonton. Inilah yang paling Tuhan harapkan. Kita ke gereja karena kita ingin menikmati hadirat Tuhan dan mengalami Dia. Namun, seringkali kita tidak peduli dengan orang lain yang belum mengenal-Nya. Tuhan ingin kita semua menjadi rekan-Nya. Dialah yang akan memampukan kita untuk melakukan kehendak-Nya.

Efesus 3:20-21 (TB) Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, bagi Dialah kemuliaan di dalam jemaat dan di dalam Kristus Yesus turun-temurun sampai selama-lamanya. Amin.

BEJANA-MU
Kekuatan di jiwaku, ketenangan batinku, ada dalam hadirat-Mu, kumenyembah-mu. Tersungkur ku di kaki-Mu, rasakan hadirat-Mu. Tak 'kan kumelepaskan-Mu. Kau cahaya bagiku.
Reff: Mengiring-Mu seumur hidupku. Masuk dalam rencana-Mu Bapa. Pikiranku, kehendakku, kuserahkan pada-Mu. Harapanku hanya di dalam-Mu. Ku 'kan teguh bersama-Mu Tuhan. Jadikanku bejana-Mu untuk memuliakan-Mu.

0 komentar:

Post a Comment

* Semua Catatan Ibadah di blog ini tidak diperiksa oleh Pengkhotbah terkait.