Dipersatukan dalam Tubuh Kristus
Catatan Ibadah ke-1 Minggu 2 Agustus 2026
Persatuan kita seharusnya tidak dilandasi perseteruan karena
kesamaan minat atau teologi. Jika kita bersatu karena sama-sama memilih atau
membela klub bola tertentu dan memusuhi klub lain, ini bukan persatuan yang
Tuhan kehendaki. Jangan membela pendeta atau gereja tertentu dengan mengabaikan
kehendak Tuhan. Siapa yang kamu Tuhankan? Persatuan yang Tuhan kehendaki
haruslah menghancurkan tembok pemisah.
Efesus 2:14 (TB) Karena
Dialah damai sejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua pihak dan yang
telah merubuhkan tembok pemisah, yaitu perseteruan,
Untuk menyatukan kedua pihak yang berseteru, Kristus telah
membatalkan hukum Taurat. Dulu hukum Taurat menjadi kebanggaan orang Yahudi
jika mereka bisa mematuhinya. Namun, dengan meniadakan hukum Taurat, Kristus
dapat menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam Dia.
Efesus 2:15 (TB) sebab
dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala
perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru
di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera,
Jadi, targetnya adalah kita makin serupa dengan Kristus.
Dengan bantuan Roh Kudus kita dipersatukan dengan Kristus sehingga kita bisa
mendekat kepada Bapa.
Efesus 2:17-18 (TB) Ia
datang dan memberitakan damai sejahtera kepada kamu yang "jauh" dan
damai sejahtera kepada mereka yang "dekat", karena oleh Dia kita
kedua pihak dalam satu Roh beroleh jalan masuk kepada Bapa.
Karena Kristus, kita adalah warga negara Kerajaan Allah
sehingga bukan orang asing lagi. Bahkan, kita telah diangkat menjadi anggota
Kerajaan Allah. Darah Kristus membuat kita yang jauh menjadi dekat dengan
Allah.
Efesus 2:19 (TB) Demikianlah
kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari
orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah,
Sebagai anggota Kerajaan Allah, Tuhan mau kita:
* Mengasihi gereja dan orang-orang di dalamnya, seperti Kristus mengasihi kita. Kita tetap harus bersekutu dengan saudara seiman. Sekalipun semuanya mbencekno (menyebalkan), pada akhirnya kita akan sama-sama diproses hingga sama-sama menjadi orang yang menyenangkan.
Efesus 3:16-17 (TB) Aku
berdoa supaya Ia, menurut kekayaan kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan
kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu, sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam
hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih.
* Hidup sebagai warga negara Kerajaan Allah dan anggota
keluarga Allah.
Efesus 3:18-19 (TB) Aku
berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami,
betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, dan
dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku
berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah.
* Aktif sebagai rekan kerja Allah, bukan hanya
menjadi penonton. Inilah yang paling Tuhan harapkan. Kita ke gereja karena kita
ingin menikmati hadirat Tuhan dan mengalami Dia. Namun, seringkali kita tidak
peduli dengan orang lain yang belum mengenal-Nya. Tuhan ingin kita semua
menjadi rekan-Nya. Dialah yang akan memampukan kita untuk melakukan
kehendak-Nya.
Efesus 3:20-21 (TB) Bagi
Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau
pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, bagi
Dialah kemuliaan di dalam jemaat dan di dalam Kristus Yesus turun-temurun
sampai selama-lamanya. Amin.
BEJANA-MU
Kekuatan di jiwaku, ketenangan batinku,
ada dalam hadirat-Mu, kumenyembah-mu. Tersungkur ku di kaki-Mu, rasakan hadirat-Mu. Tak 'kan kumelepaskan-Mu. Kau
cahaya bagiku.
Reff: Mengiring-Mu seumur hidupku. Masuk dalam rencana-Mu Bapa.
Pikiranku, kehendakku, kuserahkan pada-Mu. Harapanku hanya di dalam-Mu. Ku 'kan
teguh bersama-Mu Tuhan. Jadikanku bejana-Mu untuk memuliakan-Mu.







0 komentar:
Post a Comment