Catatan Ibadah ke-1 Minggu 2 Agustus 2026
Hasil tes darah pak Caleb baik semua. Namun, tiba-tiba
ditemukan bahwa jantungnya mengalami penyumbatan sebesar 80-90%. Jadi, dua
minggu lalu dia masih berkhotbah dengan jantung yang tersumbat. Namun,
operasinya berjalan dengan baik.
Hari ini dia berkhotbah dengan jantung yang sudah bebas
penyumbatan sehingga nafasnya terasa lebih lega. Tuhan lebih dulu mengetahui
kondisi jantung pak Caleb sebelum dia menyadari kondisinya. Lantas pak Caleb
bisa mengetahuinya tepat waktu. Tuhan tidak terlambat.
Sekarang kembali melanjutkan kitab Efesus yang hanya terdiri
dari enam pasal. Kitab ini ditulis oleh Paulus kepada jemaat di Efesus. Pasal 1
berbicara tentang diri sendiri. Pasal 2-3 berbicara tentang kesatuan dengan
sesama di dalam Kristus. Setelah pasal 3 akan dibahas hal-hal praktisnya.
Efesus 2:8-9 (TB) Sebab
karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu,
tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang
memegahkan diri.
Kita semua diselamatkan karena kasih Tuhan. Ini sebabnya
jangan ada yang menyombongkan diri. Bahkan, jangan memuji atau membela pendeta
melebihi Tuhan. Kita semua adalah milik Kristus, bukan milik pendeta atau
gereja tertentu.
Efesus 2:10 (TB) Karena
kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan
baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di
dalamnya.
Tuhan tidak asal-asalan dalam memberi kita pekerjaan. Sejak
awal Dia sudah menentukan pekerjaan baik yang harus kita lakukan. Ini karena
kita adalah buatan Allah. Paulus menulis surat kepada jemaat Efesus karena
mereka mengalami pergumulan yang berat terkait budaya pada masa itu. Mereka
dianggap orang asing dan dikucilkan karena mereka tidak mau menyembah Artemis.
* Kuil penyembahan kepada Dewi Artemis. Tempat ini merupakan bagian dari tujuh keajaiban dunia. Banyak pengusaha dan orang kaya menyimpan emas dan peraknya di kuil ini. Jadi, kuil ini juga merupakan bank.
* Teater – tempat pertunjukan terbuka yang menampilkan pertarungan gladiator atau penampilan para filsuf yang membacakan Plato dan lain-lain.
* Pasar Efesus yang indah. Di sini dijual berbagai barang yang mahal, seperti sutra. Ini bagian dari jalur sutra dan perdagangan.
Kini semua kemegahan Efesus hanya tinggal puing-puing. Ini
menunjukkan bahwa tanpa Tuhan, semuanya menjadi tidak berarti. Jika kita
sudah lama Kristen dan melayani Tuhan, jangan sampai kita berpikir bahwa kita
tidak membutuhkan Tuhan lagi.
Efesus 2:11 (TB) Karena
itu ingatlah, bahwa dahulu kamu — sebagai orang-orang bukan Yahudi menurut
daging, yang disebut orang-orang tak bersunat oleh mereka yang menamakan
dirinya "sunat", yaitu sunat lahiriah yang dikerjakan oleh tangan
manusia, —
Paulus mengingatkan jemaat Efesus bahwa semula mereka tidak
berhak menerima janji Abraham. Ini karena mereka bukanlah keturunan Yahudi yang
ditandai dengan sunat lahiriah. Hal ini sama seperti kita yang bukan keturunan
Yahudi.
Efesus 2:12 (TB) bahwa
waktu itu kamu tanpa Kristus, tidak termasuk kewargaan Israel dan tidak
mendapat bagian dalam ketentuan-ketentuan yang dijanjikan, tanpa pengharapan
dan tanpa Allah di dalam dunia.
Namun, Kristus memberi kita identitas baru. Setelah lahir
baru, kita berhak menerima janji Allah, seperti keturunan Abraham.
Efesus 2:13 (TB) Tetapi
sekarang di dalam Kristus Yesus kamu, yang dahulu "jauh", sudah
menjadi "dekat" oleh darah Kristus.







0 komentar:
Post a Comment