Catatan Ibadah ke-1 Minggu 5 Juli 2026
Kesalahan pertama Adam dan Hawa
tidak berkaitan dengan perbuatan. Kesalahan mereka bukan perzinahan,
pembunuhan, atau perbuatan yang tidak manusiawi. Jika dilihat dari
perbuatannya, kesalahan mereka hanyalah salah makan.
Namun, sebenarnya kesalahan
pertama mereka berkaitan dengan motivasi hati. Ketika memakan buah
terlarang, motivasi Adam dan Hawa adalah ingin menjadi Allah. Mereka tidak lagi
membutuhkan Allah karena sebelum memakan buah itu, iblis berkata kepada mereka,
"Jika kamu memakannya, kamu akan menjadi seperti Allah."
Jadi, sekalipun kita berkata,
"Saya tidak pernah menyakiti siapapun," tetapi jika motivasi hati
kita salah di hadapan Tuhan, kita tetap berdosa kepada-Nya. Untuk mengikut
Tuhan, kita harus pikul salib. Salib berarti mengosongkan diri dan taat
sampai mati. Mengosongkan diri berarti tidak egois atau mementingkan diri
sendiri.
Kolose 3:23 (TB) Apa
pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk
Tuhan dan bukan untuk manusia.
* Istri tunduk kepada suami,
* Suami mengasihi istri,
* Anak menaati orang tua,
* Orang tua tidak menyakiti anak,
* Hamba menaati tuan atau bosnya.
Intinya, semua yang kita lakukan hendaknya untuk Tuhan, bukan untuk manusia.
1 Korintus 1:22 (TB)
Orang-orang Yahudi menghendaki tanda dan orang-orang Yunani mencari hikmat,
Orang Yahudi terbiasa melihat
kehadiran Allah melalui tanda, seperti Laut Merah terbelah dan manna turun dari
langit. Sementara itu, orang Yunani suka mencari filsafat yang membuat mereka
berpikir bahwa segalanya masuk akal.
1 Korintus 1:23 (TB)
tetapi kami memberitakan Kristus yang disalibkan: untuk orang-orang Yahudi
suatu batu sandungan dan untuk orang-orang bukan Yahudi suatu kebodohan,
Salib bukanlah hal yang bisa
diterima oleh orang Yahudi dan Yunani. Bagi orang Yahudi, salib merupakan kutuk
karena pahlawan mereka seharusnya tidak mati disalib. Sementara itu, orang
Yunani menganggapnya sebagai kebodohan karena tidak masuk akal.
1 Korintus 1:24 (TB)
tetapi untuk mereka yang dipanggil, baik orang Yahudi, maupun orang bukan
Yahudi, Kristus adalah kekuatan Allah dan hikmat Allah.
Bagi kita yang dipanggil, salib
adalah kekuatan dan hikmat Allah. Melalui salib, Tuhan menebus kita yang
sebenarnya tidak layak untuk diselamatkan. Upah dosa adalah maut. Jika kita
berhadapan dengan maut, jangan menyalahkan Tuhan. Ini akibat dari dosa. Namun,
Yesus datang ke dunia untuk membebaskan kita dari maut dan memberi kita hidup
yang berkelimpahan.







0 komentar:
Post a Comment