Sunday, January 26, 2025

Berpegang pada Perjanjian ~ Ps. Robert Tedjasukmana

Catatan Ibadah ke-1 Minggu 26 Jan 2025

Ada sebuah cerita tentang seorang pria tua yang berada di luar gedung dengan memakai baju tipis padahal cuaca sangat dingin. Lalu seorang pemuda yang berkecukupan mendatanginya dan bertanya, "Mengapa Bapak berada di sini tanpa berpakaian tebal?"

Bapak itu mengatakan bahwa dia sudah terbiasa dengan pakaian setipis itu di tengah cuaca dingin sehingga tidak masalah baginya. Namun, pemuda itu merasa kasihan dan berjanji untuk memberinya pakaian tebal. Lantas dia memasuki rumahnya dan rupanya dia sangat sibuk hingga melupakan janjinya. Ketika terbangun di pagi hari, dia baru ingat janjinya. Maka, dia bergegas bangun dan mengambil beberapa pakaian tebal lalu pergi ke luar.

Di luar rumah dia mencari-cari bapak tua itu, tetapi tidak ditemukan. Satpam yang melihatnya kebingungan bertanya, "Siapa yang Bapak cari?" Dia pun memberitahunya bahwa dia sedang mencari bapak tua. "Terlambat," ujar satpam itu "karena bapak itu baru saja meninggal beberapa jam lalu dan sudah dibawa oleh ambulance".

Pemuda itu sangat menyesal lalu mencarinya di rumah sakit. Di sana dia menemukan secarik kertas yang dibawa oleh bapak tua. "Sebenarnya aku kuat menahan dingin karena aku sudah terbiasa menahannya. Namun, ketika kamu berjanji, kekuatanku bergeser pada janji itu." Begitulah tulisan pak tua.

Ketika kita menerima janji, kekuatan kita akan bergeser pada janji itu. Untunglah Tuhan kita selalu menepati janji-Nya sehingga kekuatan kita bisa bergantung pada janji-Nya.

Yehezkiel 36:17 (TB) "Hai anak manusia, waktu kaum Israel tinggal di tanah mereka, mereka menajiskannya dengan tingkah laku mereka; kelakuan mereka sama seperti cemar kain di hadapan-Ku.

Yehezkiel merupakan seorang nabi yang ikut dibuang bersama kaum Yehuda. Dia seangkatan dengan Daniel yang masuk ke gua singa. Yehuda dibuang atau diserahkan ke musuh karena mereka tidak mau mengikuti perintah Tuhan dan menyembah berhala.

Yehezkiel 36:20 (TB) Di mana saja mereka datang di tengah bangsa-bangsa, mereka menajiskan nama-Ku yang kudus, dalam hal orang menyindir mereka: Katanya mereka umat TUHAN, tetapi mereka harus keluar dari tanah-Nya.

Mungkin kita juga pernah mengalami hal yang sama. Orang-orang mungkin menyindir, "katanya orang Kristen, kenapa mengalami hal-hal buruk?"

DATANGLAH ROH KUDUS
Datang Roh kudus, Kau kurindu dengan minyak yang baru urapiku. Mengalir penuhiku, Mengalir pulihkanku, Urapanmu mengubah hidupku.
Reff: Satu yang kurindu bersekutu dengan-Mu. Bawaku lebih lagi tinggal di dalam-Mu. Nikmati hadirat-Mu, jamahlah s'luruh hidupku. Urapan-Mu mengubah hidupku.

Janji Pemulihan

0 komentar:

Post a Comment

* Semua Catatan Ibadah di blog ini tidak diperiksa oleh Pengkhotbah terkait.