Sunday, July 12, 2026

The Spirit of Breakthrough - Ps. Michael Widjaja

Catatan Ibadah ke-1 Minggu 12 Juli 2026

Kita semua telah diselamatkan (dibebaskan dari Mesir), tetapi tanpa roh terobosan kita bisa mati di padang gurun dan tidak masuk ke tanah perjanjian. Semua orang yang telah Tuhan bebaskan dari Mesir telah menerima janji-Nya. Namun, tidak semua orang memperolehnya.

Semua orang yang keluar dari Mesir telah melihat mujizat Tuhan, tetapi tidak semua orang mengenal Tuhan. Beberapa orang justru bersungut-sungut, mengeluh, dan menggerutu. Bahkan, bodohnya ada yang mau kembali ke Mesir.

Bilangan 14:2 (TB) Bersungut-sungutlah semua orang Israel kepada Musa dan Harun; dan segenap umat itu berkata kepada mereka: "Ah, sekiranya kami mati di tanah Mesir, atau di padang gurun ini!

Ketika berdoa, kita seharusnya tidak menggerutu dan menanyakan kehendak Tuhan atas kita. Roh terobosan bukan hanya bekerja ketika kita mengalami mujizat kesembuhan, menerima pekerjaan baru, atau mengalami perubahan positif lain.

Roh terobosan bisa tetap bekerja sekalipun keadaan kita belum berubah. Ketika kita memilih untuk tetap menyembah Tuhan dalam segala keadaan, baik saat enak maupun saat tidak enak, di sinilah roh terobosan sedang bekerja untuk mendewasakan iman kita.

Agar mengalami terobosan, kita harus melihat Tuhan dan melihat musuh dengan benar. Jika salah melihat Tuhan, kita juga akan salah dalam melihat musuh. Jika salah dalam melihat musuh, kita juga akan salah dalam melihat Tuhan.

Bilangan 13:6, 8 (TB) dari suku Yehuda: Kaleb bin Yefune; dari suku Efraim: Hosea bin Nun;

Yehuda artinya pujian. Ketika Lea menikah dan tidak dicintai oleh Yakub – suaminya, dia terus mengharapkan cintanya dengan melahirkan Ruben, Simeon, dan Lewi. Namun, pada saat Yehuda lahir, Lea memutuskan untuk memuji Tuhan, baik dicintai maupun tidak dicintai oleh suaminya.

Sementara itu, Efraim mendapatkan berkat ganda. Ketika dia pergi ke Mesir dan berjumpa dengan Yusuf, dia mendapatkan berkat dobel porsi. Nah, Yosua bin Nun dan Kaleb bin Yefune merupakan keturunan Yehuda dan Efraim yang melihat Tuhan dengan benar.

Bilangan 13:16 (TB) Itulah nama orang-orang yang disuruh Musa untuk mengintai negeri itu; dan Musa menamai Hosea bin Nun itu Yosua.

Hosea artinya keselamatan, sedangkan Yosua berarti Tuhan yang menyelamatkan. Ini berarti kita tidak boleh berhenti pada keselamatan saja. Kita juga harus bertumbuh dewasa dalam iman kepada Tuhan yang menyelamatkan. Anak kecil tidak boleh menikah. Pernikahan hanya untuk orang dewasa. Ini sebabnya Tuhan mau kita dewasa agar nantinya siap menjadi mempelai-Nya.

Keluaran 24:13 (TB) Lalu bangunlah Musa dengan Yosua, abdinya, maka naiklah Musa ke atas gunung Allah itu.

Roh Terobosan

0 komentar:

Post a Comment

* Semua Catatan Ibadah di blog ini tidak diperiksa oleh Pengkhotbah terkait.