Lagu “Holy”
Catatan Ibadah ke-1 Minggu 29 Maret 2026
Lalu emak QC menunjukkan surat resignnya kepadaku setelah
ditandatangani oleh anak bos sambil berkata, "Ayo, kamu juga segera
ajukan. Jangan lama-lama di sini." Jawabku, "Aku sudah tidak
berurusan lagi dengan Duo Manipulator sehingga tidak ada masalah. Tapi, masa
kamu bener-bener mau pindah ke Jakarta? Kamu memberitahuku kalau kamu
mau memindahkan sekolah anakmu agar mendapat jatah zonasi di Surabaya. Lalu
anakmu bagaimana?"
Jawabnya, "Semua akan kupindahkan ke Jakarta." Ah, kelihatan
sekali bohongnya. Kepada seseorang dia berkata, “Suamiku sudah lebih dulu
bekerja di sana.” Kepada orang lain dia berkata, “Suamiku tidak bekerja.”
Namun, kepada orang lain lagi dia berkata, “Suamiku bekerja di luar pulau.”
Lantas ada yang melihat suaminya di rumah untuk menjaga anak-anaknya. Jika dia
pergi bekerja, suaminya tidak boleh keluar rumah untuk melihat mereka yang
menjemputnya.
Ah, aku jadi berkhayal suaminya ikut bekerja di tempat yang sama dengannya
agar bisa membatalkan perselingkuhannya… hehehe… Kalaupun dia jadi resign,
dia pasti pindah ke Surabaya atau tak jauh dari tempat kerjanya sekarang,
posisi dan gajinya juga tak sebesar bualannya. Dia kelihatan sekali tak ingin
berpisah dari selingkuhannya. Mana mungkin dia ke Jakarta? Dia pasti ingin
meniru skenario drama dari beberapa orang yang resign.
Dulu ada pria yang resign dengan alasan mau bekerja di Korea
padahal dia hanya pindah ke pabrik tetangga. Lalu disusul wanita Cina yang
mengajukan resign karena patah hati setelah selingkuhannya membohongi
dia dengan memberikan surat cerai palsu. Namun, akhirnya mereka berbaikan lagi
sekalipun si pria tetap tidak bercerai dari istrinya. Karena hal ini, wanita
Cina batal resign.
Nah, emak QC ingin meniru cara-cara mereka dan diperkuat oleh skenario
AI. Aku hanya bisa tertawa dalam diam bersama serombongan penonton. Dia pun
berusaha memprovokasiku dengan memberikan beberapa informasi tentang ketua
manipulator. Ah, baik sekali dia. Justru aku bisa memanfaatkan informasinya
untuk melepaskan diri dari Duo Manipulator. Maka, aku berkata kepadanya,
"Semoga sukses, Bu." (Hahaha… sukses mengerjai Duo
Manipulator.)
Apa gunanya aku membantu Duo Manipulator untuk membuat laporan barang
rusak? Sebagian besar barangnya sudah disembunyikan oleh Ketua Manipulator dan
timnya agar tidak kucatat. Apa mereka mau menguji kemampuan detektifku? Apa
mereka ingin terlihat baik di depanku? Buang-buang waktu, pikiran, dan tenagaku
saja. Produk rusak tuh urusan QC dan produksi. Masa QC tidak bisa
melaporkan sendiri jumlah barang rusak di produksi? Kenapa harus mengerjai
akuntan yang awam produksi?
Nah, agar skenario resign emak QC berjalan mulus dan dia bisa makan gaji buta selama setahun, dia menyarankan kepada anak bos agar dirinya digantikan oleh kedua wakilnya. Satu wakil sebagai QC dan satu wakil sebagai QA. Namun, wakil yang diminta menjadi QA, merasa tak mampu dan menangis di depannya. Dia mau memberitahu anak bos perihal ini, tetapi dihalang-halangi oleh emak QC. Jika ada orang baru yang menggantikan dia, tentu saja skenarionya bisa gagal.
Wah, kenapa kebanyakan orang yang selingkuh selalu berakhir dengan
masalah keuangan dan kebohongan?
Dulu rekan kerjaku juga sampai kabur dari pekerjaan karena dikejar debt
collector. Sebelum kabur, dia juga pamer perhiasan emasnya yang banyak dan
menutupi perselingkuhannya dariku.
Jika emak QC tidak bisa menjaga kualitas hidupnya, mungkinkah dia masih bisa menjaga kualitas produksi? Meragukan sekali... eh, bukan sekali, tetapi berkali-kali. Masa pekerjaan QC sampai dilimpahkan ke akuntan? Masa dia tidak mau bekerja lebih, tetapi masih meminta gaji lebih? Bahkan, aku belum pernah meminta tambahan gaji sekalipun membantu tugasnya sampai berlebihan. Eh, akhirnya Tuhan sendiri yang kesal dan membongkar semua kebusukan mereka… hahaha…
Beberapa perusahaan yang maju dan berkembang telah memecat karyawan yang
selingkuh. Mereka menyadari bahwa perselingkuhan seringkali mengakibatkan
kualitas kerja menurun karena selalu diiringi dengan kebohongan dan diikuti
dengan drama picisan.
Sayangnya, dunia ini sudah jatuh ke dalam tangan iblis. Jadi, tidak
semua bos memiliki standar moral yang tinggi. Di tengah arus dunia yang makin
condong kepada iblis, kita sangat membutuhkan kuasa Tuhan agar tidak terbawa
arus pencobaan yang makin lama makin kuat.
1 Korintus 10:12 (TB) Sebab itu siapa yang menyangka, bahwa ia teguh
berdiri, hati-hatilah supaya ia jangan jatuh!
Jika kebanyakan orang sibuk bekerja untuk uang, pewaris Kerajaan Allah
seharusnya sibuk membuat uang bekerja untuknya... hahaha... Daripada mengejar
gaji hingga menghalalkan segala cara, lebih baik kejar Tuhan saja.
Jika sampai diperbudak oleh uang, kita akan menjadi kesetnya para bos.
Jika kita memperbudak uang, kita bisa menjadi permadani ajaib yang bisa
menerbangkan orang-orang benar ke tempat yang mulia. Bahkan, permadaninya tidak
akan bisa terbang jika diduduki oleh orang-orang jahat dan manipulatif.
ALLAH SUMBER KUATKU
Hanya Kau
milikku di surga. Tiada yang kuingini di bumi, hanya Kau. Tak kuandalkan
kekuatanku. Namun, yang pasti Kau tetap selamanya.
Reff: Allah sumber kuatku. Allah sumber kuatku. Allah sumber kuatku dan
bagianku selamanya.








0 komentar:
Post a Comment